SPP SMAN 1 Sidikalang Tertinggi di Dairi, BOS Rp. 2 miliar

Estimated read time 2 min read

Sidikalang -Dairi Pers : Media Dairi tengah besar besaran mengupload pemberitaan “wangi” SMAN 1 Sidikalang karena sekitar 150 an siswanya masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) tahun 2026. Prestasi itu terasa “menyilaukan” hingga otak seakan  tertuntun kalau semua disekolah ini seakan sempurna tanpa  cacat . Siapa sangka dibalik nama besar itu sebanyak 1280 siswanya juga dipungut Rp. 100. 000 per bulan dengan dalih uang SPP . sekitar Rp. 1,5 Miliar setahun ditarik dari siswanya sementara Rp 2 miliar setahun konon sekolah favorit SMA di Dairi ini  telah disuplai Negara melalui BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Data yang dikumpulkan media ini menyebutkan Anggaran Dana BOS tahap I  tahun 2026 telah diterima sekolah ini senilai Rp. 1. 019. 890. 000. Di sekolah ini tercatat jumlah siswa 1286 orang. Berlindung dibalik legitimasi SPP yang konon ditetapkan bersama komite sekolah SMAN 1 Sidikalang juga mencatat prestasi sebagai sekolah SLTA Negeri tertinggi membandrol pungutan SPP sebesar Rp. 100. 000 per bulan untuk siswanya.

Ronald Pasaribu Kepala SMAN 1 Sidikalang

Masih data penggunaan BOS sekolah ini setiap tahunnya mengelola sekitar Rp. 2 miliar yang diperuntukkan untuk keperluan Penerimaan Peserta Didik Baru, Pengembangan Perpustakaan,  Pembelajaran Ektrakulikuler,  Asesmen/ evaluasi Pembelajaran , Adm kegiatan sekolah, Pengem. Profesi guru tenaga kependidikan , Langganan Daya dan Jasa, Pemeliharaan sapras, Multimedia dan  Pembayaran Honor guru dan perangkat sekolah .

Sejumlah keanehan dalam pengelolaan dana BOS ini terlihat setiap tahunnya. Salah satu paling aneh dari Rp. 2 miliar dana talangan pemerintah itu tahun 2025 SMAN 1 Sidikalang hanya mencantumkan penggunaan dana untuk biay penerimaan calon murid baru  Rp.   1. 066. 200 sementara tahun 2024 hanya Rp. 1. 550. 000 suata angka yang benar benar  diluar nalar  jika dibandingkan dengan SLTA Negeri lainnya di Dairi yang membuat anggaran antara Rp. 10 juta hingga 18 juta per tahun.

Sejumlah item penggunaan dana BOS di sekolah ini juga terlihat aneh yang belum bisa dijelaskan kepala SMAN 1 Sidikalang Ronald Pasaribu.

Kepala kepala SMAN 1 Sidikalang Ronald Pasaribu yang dikonfrimasi Dairi Pers melalui surat yang dikirimkan ke nomor ponselnya Senin (29/6/2026) atas klarifikasi besarnya dana BOS dan pungutan uang SPP disekolah tersebut sama sekali tidak  merespon. Meski klarifikasi yang dikirimkan dibaca namun hingga berita ini diturunkan  sama sekali enggan memberikan jawaban.

Ronald Pasaribu yang coba dihubungi langsung melalui nomor ponselnya meski masuk namun tidak diangkat. Infromasi yang dikumpukan kalau Ronal Pasaribu baru diangkat menjadi kepala SMAN 1 Sidikalang. Sebelumnya Ronald hanya guru di SMAN 1 Sidikalang. “dewi fortuna”seakan menyebelah kepadanya hingga secara mengejutkan tiba tiba dipercayakan oleh Gubsu  untuk memimpin sekolah SMA terfavorit di Kabupaten Dairi tersebut. (Hen)

Anda Mungkin Suka

Berita Lain

+ There are no comments

Add yours