Sidikalang Dairi Pers : Rekanan yang mengerjakan pengerjaan tembok dan cor lantai salah satu SD di Sidikalang Sennang Berampu Rabu (3/6/2026) nyaris “Adu Jotos”dengan Sekda Dairi Surung Charles Bantjin di ruang kerjanya. Rekanan CV NP yang mengerjakan proyek tahun 2025 itu kesal hingga kini pemkab Dairi tak kunjung membayarkan kontraknya meski bukan dalam status KDP. Sejumlah berkas dan minuman mineral yang berada di meja ruangan sekda Dairi disebutkan berserakan diduga kuat ada benturan fisik terjadi .
Infromasi yang dikumpulkan Media ini disebutkan sekira pukul 11. 00 Rekanan Pemkab Dairi Sennang Berampu mendatangi ruangan kerja sekda Dairi. Setahu bagaimana terdengar suara gaduh dan meninggi. Terdengar dialog dengan suara meninggi diserta suara gaduh dari dalam ruangan. Selanjutnya Rekanan ini keluar menuju dinas BKAD Dairi.
Informasi dari Asisten III Pandapotan Tamba saat ditanyakan apa yang terjadi apakah benar terjadi adu jotos antara rekanan dan Sekda Dairi diakui hanya pertengkaran mulut. “Memang berserak minuman mineral. Kita coba kok menenggarai. Kita yakin kok pak Sennang Berampu orang baik namun terkadang demikian ada mungkin beban” jelasnya tanpa merinci apakah benar meja sekda Dairi sempat dibalikkan.
Sennang Berampu yang dikonfrimasi Dairi Pers menyebutkan sangat tersinggung dan merasa korban PHP sekda Dairi Charles Bantjin pasca tidak dibayarnya kontrak yang sudah selesai dikerjakan. Ini sudah 6 bulan awal menyebut dibayar dengan hutang jangka pendek sekitar januari 2026. Lanjut lagi dengan ganti istilah akan bayar paling lama maret. Demikian terus hingga makin ke bulan juni makin tidak jelas. Setiap kami tanyakan alasan menunda selalu bicara regulasi. “
Luar biasa sekda si Bantjin ini macam betul kali taat aturan lantas sebelumnya ada proyek DAK Rp. 17 Miliar namun dibayarkan dari dana DAU apa itu sudah pas aturan? Kalau sudah sama orang kecil luar biasa berani sekda ini. Siapa tidak kesal sudahlah nilai kecil macam pula alasannya. Bupati Vikcner saja sudah atensi masalah ini sejak lama agar dibayarkan. Ini seorang sekda bicara peraturan. Macam sudah benar semua yang dikerjakannya selama ini selama sekda dan Pejabat Bupati setahun ”sebut Sennang.
Diuraikannya sudah lama menahan rasa kesal dan mencoba memahani kondisi pemkab Dairi. Namun sudah setengah tahun tetap janji janji palsu. Bagaimana kita tidak emosi setahu saya manusia itu yang dipegang bicaranya bukan talinya” Jelas Sennang
Sennang Berampu akhirnya menyegel sekolah yang dikerjakannya karena belum dibayarkan. Saya pasang ditembok yang saya kerjakan biar jadi pelajaran bagi pemkab Dairi untuk tidak banyak PHP (Pemberi Harapan Palsu”. Biar saja viral biar orang tahu bagaimana kelakuan janji janji seorang sekda. Saya akan terus berjuang untuk mendapatkan piutang saya. Saya orang kecil dan sangat butuh uang itu untuk kehidupan keluarga saya” pungkasnya. (Hen)

+ There are no comments
Add yours