Sidikalang Dairi Pers : Tiada sesuatu yang mustahil ketika suratan sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Perjalanan seseorang telah tercatat sebagai ketetapan Sang Pencipta menjadi rahasia. Rahasia itu juga yang membuat kita selalu berpikiran positif , penuh harap dan bersabar. Demikian Direktur PDAM Lae Nciho Dairi Wahlin Munthe, SH senin (22/6/2026) sekembalinya dari Medan usai terpilih secara aklamasi menjadi ketua Perpamsi Sumut yang membawahi 33 kabupaten kota di Sumut. Akhirnya tinta emas tertoreh untuk pertama kalinya anak Dairi menjabat ketua Perpamsi Sumtera Utara.
Dairi Pers yang mewawancarai Wahlin Munthe menguraikan kalau dirinya dipercayakan kepala PDAM se sumut pada Musyawarah luar biasa di salah satu hotel berbintang di Medan sabtu silam setelah ketua lama mengudurkan diri karena alasan kesehatan. 33 Perwakilan PDAM se sumut sepakat memenangkan Wahlin Munthe yang menjabat hingga 2030.
Perpamsi sebagai asosiasi resmi penyedia air minum meliputi PDAM, Perumda dan BLUD itu memfokuskan pada peningkatan kualitas layanan air bersih dan advokasi kebijakan sanitasi di Indonesia. Cakupannya se Sumut mulai dari Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, PAM Pematang Siantar, PAM Deliserdang, PAM Mandailing Natal, PDAM Tirta Nauli Kota Sibolga, PDAM Tirta Malem Karo dan seluruh kabupaten kota di Sumut hingga Nias

WAHLIN ADALAH KITA
Lantas siapa Wahlin Munthe? Apakah turunan darah biru atau birokrat?. Sosok Wahlin tenryata adalah kita . Rakyat biasa layaknya kebayakan orang. Memulai karir sebagai Tukang Catat meteran air honorer PDAM Tirta Nciho ( Kini Lae Nciho). Sosok Wahlin diperhadapkan dengan gaji kecil hingga harus menjalani kehidupan serba terbatas. “ saya selalu percaya bersyukur menjadi obat kala merasa kekurangan. Jangan nilai kerja dari gaji karena setidaknya itu mengangkat derajat kita bukan lagi penganguran”sebutnya mengenang masa lalunya.
Lantas bagaimana perjalanan sosok yang kini juga menjabat Ketua MUI ( Majelis Ulam Indonesia) Dairi tersebut. Dari berbagai Sumber media ini mengumpulkan kisah sangat sederhana Wahlin Munthe lahir sari seorang ayah dan ibu yang petani di Lae Mbulan, Kuta Ujung Kab. Pakpak Bharat 56 tahun silam.

Nekat demikian mungkin modal Pria berpeci ini dalam menggapai pendidikan. Dalam ekonomi serba terbatas pria ini berjuang sejak sekolah dasar hingga menyelesaikan kuliah predikat Sarjana Hukum dan Master Hukum. Maka semua pekerjaan dilakoninya hingga kakinya mengeras menjadi saksi hidup betapa kerasnya pedal sepeda saat dia menarik becak dayung di Medan meraih gelar sarjananya. .
Tekun , bersyukur dan sabar mejadi modalnya dalam meniti bui perjalanan yang misteri. Bermula dari tukang catat meteran di PDAM tahun 2000. Akhinya perlahan merangkak pada tahun 2017 silam, Wahlin Munthe dipercayakan oleh Bupati Dairi menjadi Pelaksana tugas (Plt) Dirut Perumda Lae Nciho.
Dijabatan PLT inilah Wahlin menunjukkan preatasinya berhasil menata dan membenahi perusahaan yang melayani kebutuhan air baik untuk seluruh kalangan rumah tangga, perusahaan perhotelan, termasuk sektor pemerintahan.

Perjuangan itu juga membuatnya diangkat menjadi Dirut defenitif pada tahun 2018. Kini PDAM Lae Nciho telah membukan 10 Cabang di Dairi dengan mempekerjakan 250 personil. Tidak tanggung tanggung untuk sebulan gaji karyawan BUMD Dairi ini saja mencapai Rp. 1 Miliar.
Dalam kehidupan rumah tangga Wahlin juga diberikan keharmoniasan Wahlin Munthe menikah dengan Dra Nuraida Tumanggor seorang Aparatur Sipil Negara . Keluarga ini dikaruniai 4 orang anak, 2 laki-laki dan 2 perempuan. Salah satu puteranya merupakan legal standing di PT DPM.
Saat media ini meminta tips kehidupan sebagai sosok yang merangkak dari bawah. Wahlin menyebutkan tidak banyak selalu berprasangka baik saja kepada Sang Khalik akan semua yang dialami karena semua insan selalu mengalami proses. Berkaitan jabatan dikatakan sesungguhnya menjalani kehidupan terbatas adalah ujian. Namun sejatinya mempunyai jabatan merupakan ujian sesungguhnya. Alat ukurnya sederhana bergunakah kita kepada orang banyak?, pungkas Wahlin diakhir wawancara (Hen)

+ There are no comments
Add yours