Bishop GKRK Lantik Evangels di Sinode  III

Estimated read time 2 min read

Sidikalang- Dairi Pers : Bishop GKRK ( Gereja Kristus Raja Kemuliaan) Pdt Rev Dr. Esron Marpaung melantik 35 hamba Tuhan dan Penatua Evangels dalam Sinode ke III GKRK bertempat  di Kantor Pusat Sidikalang 26- 28 Juni 2026.  Sinode berlangsung meriah dihadiri sejumlah perwakilan GKRK se Indoensia. Turut hadir undangan dari Kementerian Agama Dairi,  pemerintah, perwakilan antar agama serta TNI Polri. 

Bishop GKRK ( Gereja Kristus Raja Kemuliaan) Pdt Rev Dr. Esron Marpaung yang diwawancarai media ini menguraikan Sinode merupakan pertemuan tertinggi pengurus GKRK. Untuk Sinode ke III dihadiri seluruh perwakilan GKRK se Indonesia dengan agenda rapat kerja serta puncaknya pelantikan 35 hamba Tuhan dan Penetua Evangels yang selanjutnya bertugas di gereja GKRK yang ada di Indonesia.

Acara berlansgugn selama dua hari sebagai agenda rapat kerja dan evaluasi atas perkembangan gereja dan kepegurusan GKRK se Indonesia. “terimakasih kepada utusan antar umat beragama yang hadir,  Kemenag, Pemerintah, TNI- Polri karena kehadiran semua stake holder ini mencerminkan agama itu universal dan respon positif dalam menjaga keberagaman antar umat beragama di Indoensia”sebutnya.

Dalam sambutan yang disampaikan Pdt Rev Dr. Esron Marpaung kepada hamba Tuhan dan Evangels yang dilantik untuk memahami makna kitab suci  dalam tugas ketaatan tegak lurus kepada Tuhan dan pentingnya bermasyarakat dalam fungsi social dalam kerangka kebhinnekaan Indonesia.

Kepada hamba Tuhan dan evangales yang dilantik Pdt Rev Dr. Esron Marpaung berpesan menjadi menjadi hamba Tuhan tidaklah mudah . Harus meninggalkan kebiasan buruk dan menjadi “sinar”bagi sekelilingnya. Menjadi hamba Tuhan tidak boleh menjadi cengeng atau mudah menyerah karena sesungguhnya balasan atas segala kebaikan  dan pengorbanan adalah sorga.

GKRK sebagai salah satu gereja yang keberadaannya sah dan diakui oleh Negara tetap menjadi pendukung pemerintah Pusat hingga pemerintah daerah.  Program program yang berkaitan dengan kerakyatan serta program menjaga keutuhan NKRI adalah bagian daripada program social GKRK se Indonesia.

Dikatakannya Sinode III GKRK mengambil thema “ Gereja yang Produktif, Peduli, Mandiri dan  Menjadi Berkat (Markus 4 : 26-29) bermakna melalui sinode III GKRK  dapat menciptakan  gereja yang dewasa. Dapat menjadi  mandiri dan produktif  dalam artian mengekploitasi potensi yang ada sehingga survive. Dan peduli sebagai fungsi social menjaga hubungan sesama antar umat beragama dna bermasyarakat.

Pdt Rev Dr. Esron Marpaung menyebutkan GKRK terus menyebar di Indonesia dengan tetap menjaga prinsip prinsip kita suci dan menjaga keharmonisan antar masyarakat dengan kebhinnekaan NKRI. (Hen)

Anda Mungkin Suka

Berita Lain

+ There are no comments

Add yours