Nasional

Uskup Agung Medan & 4 Pastor Diduga Tertular Virus Corona Melalui Piring Makan

Uskup agung medan

Medan- Dairi Pers : Uskup Agung Medan (KAM) Mgr Kornelius Sipayung  bersama 4 pastor yakni Michael Manurung, Frans Borta P Rumapea, Romualdus Nairun dan Joddy Morison Turnip terpapar Covid-19. Juru Bicara Keuskupan Agung Medan, Pastor Benjamin Purba OFMCap, Minggu (19/7) membenarkan berita tersebut.

Dikabarkan Uskup Agunf Medan bersam 4 pastor diketahui positif covid 19 setelah tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan.

Sebanyak 7 kontak erat yang diperiksa seluruhnya terkonfirmasi positif. Ke Tujuh orang yang terkonfirmasi positif tersebut meliputi empat pastor, tiga orang lainnya yakni suster.

“Selain Uskup Kornelius, ada empat pastor dan tiga lagi asisten rumah tangga yakni suster,” kata Juru Bicara Keuskupan Agung Medan, Pastor Benjamin Purba, Senin (20/7).

Empat pastor yang semula dinyatakan positif yakni Michael Manurung, Frans Borta P Rumapea, Romualdus Nairun dan Joddy Morison Turnip.

Saat ini enam kontak erat tersebut sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Sementara satu orang kontak erat masih menjalani isolasi mandiri.

“Enam di RS Elisabeth, satu isolasi mandiri di Elisabeth, seorang suster karena dia tinggal disitu dan sudah Swab,” ujar Benjamin.

Dijelaskan Benjamin, hasil tracing bahwa empat pastor yang dinyatakan positif merupakan kontak erat Uskup Kornelius yang bertemu di rumahnya.

Benjamin menduga, penularan Corona terhadap delapan orang yang positif termasuk Uskup Kornelius Sipayung, terjadi melalui piring makan. “Bisa jadi melalui piring-piring itu kan,” ungkapnya.

Sementara itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar membenarkan 8 orang termasuk Uskup Kornelius positif Corona.

Menurutnya akan dilakukan tracing terhadap kontak erat Uskup Kornelius dan 4 pastor yang positif.”Mereka yang positif itu ada 8 orang, yakni Uskup, pastor, lalu suster dan pekerja kebun,” kata dr Mardohar.

Untuk memastikan darimana mereka terpapar, harus dilakukan penelusuran dan dirunut dari belakang. Seperti dikutip dari suara (hen)