Peristiwa

Tinjau Lokasi Kebakaran Silalahi, Bupati Dairi Janji Buka Posko

Bupati, Kapolres & Dandim 0206 Dairi saat meninjau lokasi kebakaran silalahi

Sidikalang- Dairi Pers : Bupati Dairi DR. Eddy Keleng Ate Berutu bersama dengan Kapolres Dairi AKBP. Erwin Wijaya Siahaan dan Dandim 0206 Dairi Letkol Arh. Hadi Purwanto, SH meninjau langsung lokasi kejadian kebakaran hutan dan lahan pada Senin (23/9) di Dusun Rumah Tanggal Desa Silalahi III Kecamatan Silahisabungan. Bupati menegaskan akan membuka posko kebakaran hutan untuk menghindari kejadian serupa kembali terjadi.

Demikian disampaikan Bupati saat berdialog dengan masyarakat Silalahi di kantor Kepala Desa Silalahi III. Paling utama disebut bupati perlunya kesadaran dan rasa memiliki akan hutan hingga akan sukarela ikut menjaga.

Saat bertemu dengan warga  Bupati Dairi menyampaikan kehadirannya bersama dengan Kapolres Dairi dan Dandim 0206 Dairi adalah sebagai bentuk keprihatinan atas terjadinya musibah kebakaran lahan di Desa Silalahi III. Bupati akan melakukan beberapa hal diantaranya pembukaan posko kebakaran hutan dan lahan di kantor kepala desa untuk memastikan tidak akan ada lagi terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Beberapa tips yang disampaikan bupati diantaranya jika melihat kebakaran segera melaporkan ke posko sehingga kebakaran tersebut dapat di cegah sejak dini. Bagi masyarakat yang memiliki perilaku atau sifat kebiasaan yang membahayakan bagi lingkungan agar segera dihentikan karena akan saat mengganggu warga di daerah lain juga saat melakukan aktivitasnya,” sebutnya.

Disamping itu dikatakan sejumlah pamplet dan  himbauan akan menjaga hutan wajib didirikan seputarn lokasi rawan kebakaran . Bupati juga berpesan kepada masyrakat untuk tidak segan melaporkan jika mengetahui dan punya alat bukti orang yang  melakukan pembakaran untuk melaporkan ke pihak berwajib.

Dandim 0206 Dairi Letkol Arh. Hadi Purwanto, SH dalam kesempatan tersebut mengatakan sangat mengutuk dengan keras kejadian kebakaran yang terjadi jika diakibatkan oleh faktor manusia baik itu dengan unsur kesengajaan ataupun tidak secara sengaja. “Tentunya kita tidak menginginkan daerah kita sama seperti di daerah lain yang telah terkena dampak akibat kebakaran hutan dan lahan. Agar tidak sampai ke arah hal tersebut, maka marilah kita secara bersama saling menjaga wilayah dan lingkungan kita jangan sampai terjadi kebakaran lahan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Kepala BPBD Kabupaten Dairi Bahagia Ginting mengatakan untuk mendukung sumber daya peralatan penanganan kebakaran.  “Kita juga akan desak kehutanan agar menempatkan pemadam kebakaran untuk kebakaran hutan dan lahan agar berada dan siaga di posko yang telah dibentuk ini,” jelasnya.

Sebelumnya kebakaran kawasan hutan dan lahan di Dusun Rumah Tanggal Desa Silalahi III Kecamatan Silahisabungan terjadi pada Minggu (22/9) sekitar pukul 17.40 WIB. Pada saat kebakaran terjadi, pemadaman api di lakukan secara manual dengan menggunakan alat pompa air bersama dengan masyarakat setempat, kepolisian, Manggala Agni dan Satgas Bencana BPBD Kabupaten Dairi. Kerusakan yang terjadi akibat kebakaran tersebut mengakibatkan lahan terbakar seluas kurang lebih 8 hektar. (Ipen)