Hukum

Tiap Tahun Anggaran Diduga Mark Up, DD Longkotan Minta Diaudit

Kades Longkotan Jakobus Sirait Dgn Pamplet 2017

Sidikalang- Dairi Pers : Setelah viralnya penggunaan Dana Desa Longkotan kecamatan Silima Pungga Pungga, Kabupaten Dairi tahun 2019 untuk perkerasan jalan sepanjang 1 km Rp. Rp. 413. 812.880. Ternyata tahun 2017 untuk pembukaan jalan sepanjang 1 km itu sudah menelan biaya Rp. 139. 490.000. Dugaan mark up akan proyek di dusun V itu mencuat . Aparat berwajib dan inspektorat di minta untuk melakukan tugasnya akan dugaan korupsi di Desa ini.

Pantauan Dairi Pers Rabu (5/2) di desa longkotan silima pungga pungga disamping papan informasi tidak detail menguraikan penggunaan dana .Dari masyarakat juga terlihat gerah akan pengelolan dana desa di tempat itu. “ Kita masyarakat susah mau bertanya padahal sudah sangat gerah dan curiga akan penggunanan dana desa selama bertahun tahun disini. Maklum saja di kampung kampung kita mau kritis sedikit saja nantinya takut dipersulit “ jelas salah seorang warga yang takut namanya dituliskan dalam media

Diuraikan banyak yang tidak transparan bahkan terkesan ditutup tutupi dalam penggunaan dana desa setiap tahunnya. Anggaran pemberdayaan masyarakat , PKK,  belanja Pembangunan begitu saja dilakukan tanpa ada transparansi. Mau bertanya takut diplototi, didiamkan makin menjadi jadi, Tambahnya.

Tahun 2017 pembukaan jalan 1 km di dusun V Longkotan Rp. 139 Juta , kini perkerasan Rp. 413 juta

Menurutnya jika memang pemkab Dairi maupun instansi berwenang serius ingin  memberantas korupsi maka berkunjunglah ke  desa Longkotan, maka aroma dugaan korupsi itu akan semakin menyengat. Silahkan lihat saja sendiri, tanya kemana anggaran miliaran per tahun itu, pasti tidak bisa dijawab, katanya.

Sementara itu sebelumnya Dairi Pers melakukan konfrimasi kepada Kepala Desa Longkotan Jakobus Sirait jumat (31/1) sekaitan penggunaan dana desa 2019 terlihat sangat tertutup.  Bahkan saat ditanyakan TPK kegiatan langsung mengangkat suara dengan nada tinggi menyebut untuk apa TPK itu.

begini kondisi jalan senilai Rp. 413 juta

Demikian halnya saat ditanyakan biaya hingga Rp. 400 juta untuk perkerasan jalan 1 km sedang jalan kini sudah ditumbuhi rumput juga mengelak. Bahkan ketika ditanya bidang pemberdayaan masyarakat Desa Rp. 179 juta , Justru oknum kepala desa ini “mengover” jawaban kepada stafnya  Boru Sinaga. Jawabannya juga sangat sederhana untuk pembelian peralatan  PKK untuk alat  masak memasak. (Hen)

def