Lokal

Terbukti Melanggar, Modis Ditarik Bindes Alur Subur Pembinaan

Sepeda motor dinas diamankan ke UPT Pustu Kutabuluh

Sidikalang- Dairi Pers : Setelah pemberitaan Dairi Pers akan penyalahgunaan sepeda motor dinas (modis) digunakan berjualan mi lontong akhirnya sepeda motor plat merah BB 2697 Y ditarik ke pustu Kuta Buluh, kecamatan  Tanah Pinem, kabupaten Dairi dan oknum bidan Desa yang bertanggung jawab akan modis tersebut dilakukan pembinaan.

Demikain disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Dairi Jonny Hutasoit kamis (16/1). Dikatakan PLT Kepala Dinas Jonny Hutasoit terimakasih atas informasi media dan langsung ditindak lanjuti kepala UPT  pustu  kuta buluh, Yang bersangkutan sudah dipanggil dan diproses selanjutnya dilakukan pembinaan sedang sepeda motor dinas sementara ditarik dari yang bersangkutan , sebutnya.

Sementara itu kepala UPU Pustu Kuta Buluh kecamatan Tanah Pinem Olo Lingga saat dikonfrimasi kamis (26/1) atas penyalahgunaan sepeda motor dinas menjelaskan UPT Pustu kuta buluh langsung memanggil bidan desa alur subur dan dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaaan Bidan desa tersebut harus dilakukan pembinaan dan sepeda motor yang diberikan kepadanya ditarik ke UPT Kuta Buluh.

Kepala UPT Olo Lingga mengakui kalau sepeda motor BB 2697 Y tersbut adalah milik  pemerintah Kabupaten Dairi dinas kesehatan Dairi untuk kepentingan tugas dan dinas. Namun dalam pemeriksaan terbukti disalahgunakan  sehingga harus ditarik dan kepada bidan desa yang bertanggung jawab dilakukan pembinaan.

Modis Jualan Mi Lontong

Sebelumnya sepeda motor dinas nomor plat BB 2697 Y itu terciduk di desa alur subur ditempeli keranjang berjualan mi lontong. Sepeda motor ber plat merah itu disebutkan kerap disalah gunakan tanpa ada yang berani menegur.

Disamping berjualan mi lontong sepeda motor yang diketahui milik dinas kesehatan Dairi itu juga sering mengangkut barang diseputaran desa Alur Subur, Tanah Pinem. Kabupaten Dairi.

Pengancaman

Atas pemberitaan tersebut salah satu akun mengatasnaman RM mencoba melakukan intimidasi bernada pengacaman melalui akun FB yang isinya ass wr wb dear Bapak Hendrik Sitemeang  “ saya raja maha tidak terima atas berita tidak benar sekaligus pencemaran nama baik atas berita yang bapak buat berdasarkan kereta dinas milik bidan honorer alur subur disalah gunakan”

“ Hubungi saya 1X 24 Jam saya tunggu kalo tidak saya yang akan mencari anda sendiri”

Atas kalimat bernada pengancaman itu pemred Dairi Pers Hendrik Situmeang siap membuat pengaduan ke Mapolres Dairi untuk berjaga jaga sekaligus mengetahui apa hubungan RM dan peristiwa sepeda motor dinas yang disalahgunakan. (Rait)