Kriminal

Tanam Kentang Temukan Tengkorak, Istri Bunuh Suami 21 Tahun Silam Terbongkar

ilustrasi perempuan berkapak

Siberia- Dairi Pers : Tidak ada kejahatan yang sempurna maka sepandai pandai menyimpan bangkai akhirnya kecium juga. Begitu kisah dari Rusia yang layaknya film dalam kehidupan nyata.  21tahun berlalu akhirnya terbongkar pelaku pembunuhan itu tak lain sang istri dan memutilasi jasad suami dan menguburnya di ladang kentang.

Waniat siberia yang sehari harinya sebagai petani itu menjadi janda dengan alasan suaminya pergi meninggalkannya. Hingga suatu hari seorang pria siap menikahi sang janda dan siap menjadi petani mendampingi sang janda.

Kisah ini terbongkar tahun 2019 namun hingga kini kisah nyata itu menjadi incaran karena sadis dan unik menjadi rekor terlama 21 tahun menyimpan kasus pembunuhan

Sang suami baru itu  ini tak menyangka, 21 tahun sang istri menyembunyikan aib kebohongan besar di belakangnya. bengisnya wanita yang telah menjadi istrinya tersebut. tega membohonginya dengan sebuah dosa besar.

Kronologi terbongkarnya pembunuhan sadis itu ketiak sang suami berniat menanam kentang di kebunnya. Tak disangka, suami ini dikagetkan dengan penemuan tulang manusia dengan kondisi yang mengenaskan.Semakin kaget saat suami menceritakan penemuan tulang belulang tersebut  kepada istrinya .

Dengan santainya sang istri   mengaku bahwa tulang itu adalah milik mantan suaminya yang terdahulu., Istrinya malah menunjukkan wajah yang tak terkejut ketika sang suami memberitahu penemuannya tersebut. Sang istri mengatakan pada suaminya untuk tidak perlu khawatir. “Kubur jasadnya lagi, lupakan, dan kita tidak akan memberi tahu polisi.”

Diakuinya peristiwa 21 tahun silam  bagaimana timbul niat untuk membunuh mantan suaminya dan menguburnya di bawah kebun sayur di rumah mereka di Luzino, sebuah desa di wilayah Omsk Rusia, Siberia. Perempauan yang menjadi istri itu mengakui  menyerangnya dengan kapak setelah mereka berselisih 21 tahun yang lalu. Lalu, wanita itu memotong mayatnya dan mengubur bagian-bagian tubuhnya di ladang kentangnya.

Wanita itu mengaku membunuh mantan suaminya karena untuk membela diri. mantan suaminya disebut sering memukulinya ketika dia pulang kerja dalam keadaan mabuk.

Setelah mengubur bagian tubuhnya yang terpotong-potong, wanita itu berpura-pura bahwa suaminya pergi untuk bekerja dan akhirnya meninggalkannya. Karena itu, dia melanjutkan hidupnya sampai menikah lagi.

Meskipun telah diberitahu oleh istrinya untuk melupakan apa yang telah ditemukannya, sang suami merasa bahwa temuannya tersebut tidak boleh diabaikan begitu saja.selanjutnya sang  istri dilaporkan  ke pihak berwenang.

Polisi langsung ke TKP dan menggali sisa sisa tulang belulang  dan  menemukan tulang-tulang lainnya.

Pelakunya kemudian ditempatkan di bawah tahanan rumah selama penyelidikan yang dilakukan oleh Komite Investigasi Rusia. Dalam penyelidikan wanita itu diminta untuk menunjukkan bagaimana dia melakukan kejahatannya.si sitri dihadapkan  tuduhan pembunuhan yang disengaja dengan hukuman maksimal sepuluh tahun penjara (Hen)