Peristiwa

“Tanah Penghisap Rumah” Muncul Lagi di Tanah Pinem

Rumah warga Kempawa yang nyaris terhisap Sinkhole

Sidikalang- Dairi Pers :  Jika saja 3 rumah korban sinkhole di desa kempawa, kecamatan Tanah pinem, kabupaten Dairi ini ikut terhisap bisa dibayangkan korban jiwa yang terjadi. Namun bencana fenomena alam Sinkhole berupa tanah amblas itu hanya menghisap dapur tiga rumah minggu (17/11). Fenomena alam menyeramkan ini sudah tiga kali terjadi di desa kempawa, Kabupaten Dairi.

Kepala BNPB Dairi Bahagia Ginting melalui ponsel yang diwawancarai Dairi Pers Rabu (20/11) menyebutkan  fenomena alam yang dikenal sinkhole itu berupa tanah amblas sehingga benda diatasnya ikut tertarik di bawah.

Kejadian sinkhole yang terjadi minggu kemarin dikatakan mengakibatkan sejumlah dapur rumah warga ikut amblas. Kedalaman hingga 7 sampai dengan 10 meter.  Rumah yang ikut menjadi korban rumah  Sabar Ginting/br Sembiring dimana didalamnya dihuni  5 orang   . Rumah permanen seluas 6 X 12 meter    masih terhindar dari tanah amblas namun dapur dan kamar mandi ikut terbawa tanah amblas.

Rumah .Cara Tarigan dimana 5 orang  yang menghuninya dengan ukuran 5 X 15 meter juga aman namun dapur ikut terhisap tanah amblas.  Rumah non permanen milik  Ripin Sembiring  yang dihuni 5 anggota keluarga.  Dengan ukuran 7,5 x 10 Meter juga nyaris ikut terhisap tanah amblas .

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun rumah yang nyaris ikut terhisap tanah itu kini ditinggalkan pemiliknya karena khawatir dan trauma atas kejadian itu.

Dijelaskan fenomena Sinkhole itu sudah yang ketiga kalinya terjadi setelah sebelumnya pernah terjadi tahun 2017 dan 2018  dan lokasinya tetap di desa kempawa Tanah pinem.

Bahagia Ginting menyebutkan telah menyurati BNPB Propinsi sumut sekaligus meminta diturunkannya ahli sekaitan dengan fenomena alam menyeramkan itu. “ Kita ingin di datangkan ahli sehingga dapat diketahui persis penyebabnya. Karena fenomena alam ini sudah ketiga kalinya terjadi di desa yang sama . Kasus ini memang sesuatu yang harus dipastikan secara akademis sehingga  dapat kita simpulkan secara pasti apa penyebabnya” jelas Ginting

Meski demikian dikatakan Ginting fenomena tanah amblas ini terjadi saat hujan berkepanjangan yang terjadi di tanah pinem.  Meski hujan sebelumnya ini bukan longsor namun lebih kepada sinkhole. Ini yang harus diselidiki termasuk lapisan tanah dibawahnya” sebut Ginting (Hen)