Hukum

Sudah Dibubarkan, Oknum Kades Longkotan “Tamengkan” TP4D Tutupi Kebobrokan Dana Desa

Jakobus Sirait dengan Tameng TP4D

Sidikalang -Dairi Pers: Diduga kuat oknum kepala Desa Longkotan Jakobus Sirait kurang update informasi akan perkembangan TP4D yang telah dibubarkan terhitung November 2019. Oknum kepala desa ini justru masih membuat “tameng”  TP4D  saat Dairi Pers meminta konfrimasi akan penggunana Dana Desa 2019 di desa Longkotan Jumat (31/1). Bukan malah menjawab namun oknum kades ini meradang saat ditanyakan siapa TPK kegiatan tahun 2019.

Infromasi yang diperoleh Dairi Pers dari warga setempat menyebutkan agar melihat kondisi proyek Dana Desa Longkotan yang diduga tidak transparan bahkan diduga sarat korupsi.

Pantauan Dairi Pers yang mengunjungi desa longkotan (31/1) terlihat pamplet perkerasan jalan sepanjang 1,1 Km X 3 Meter di dusun V Desa Longkotan dengan nilai Rp. 413. 812.880 ditambah bagunan pendukung. Pantauan Dairi Pers bangunan desa yang masa kerja berakhir desember 2019 itu telah ditumbuhi rerumputan.

Salah satu gorong gorong yang dipasang membelah jalan justru terlihat aneh mulai dari sentuhan semen yang terkesan asal ada dan bentuk lobang gorong gorong yang tidak biasa. Sementara itu dibeberapa bahu jalan terlihat batu berserak dan asal ditumpuk hingga diduga tidak digilas strom walls atau digilas namun tonasenya ringan.

Kepala desa Longkotan Jakobus Sirait yang dikonfirmasi Dairi Pers dikantorkepala desa jumat (31/1) sekaitan dengan alokasi dana desa 2019 desa longkotan langsung menunjukkan gestur tidak perduli. Bahkan saat ditanyakan siapa TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) oknum kepala desa yang sudah berumur itu dengan suara tinggi menjawab “untuk apa TPK itu”. Pria yang mengenakan baju kotak kotak itu terlihat tidak nyaman dengan sejumlah pertanyaan Dairi Pers .

Saat ditanyakan pamplet perkerasan jalan yang mencantukan TP4D padahal itu sudah dibubarkan , Justru terlihat oknum kepala desa ini “lelet informasi” menyebut kalau TP4D di desa longkotan mengawasi kegiatan Dana Desa .

Dairi Pers yang ingin mendapatkan jawaban apa kegiatan bidang pembinaan kemasyrakatan terkait  pemberdayaan desa . Kembali oknum kades Jakobus Sirait ini  melemparkan ke stafnya Kaur Umum Nini Iriani br sinaga untuk menjawab Dairi Pers.

Ternyata Kaur Umum ini tidak menguasai jawaban bidang pembinaan kemasyarakatan. Disamping bingung oknum kaur ini juga menyebut lupa kegiatan 2019. Sementara berkaitan kegiatan PKK yang dikelola oleh istri dari kades longkotan selaku dari ketua PKK desa longkotan, kaur Umum Nini Iriani br Sinaga mengatakan  bahwa segala perbelanjaan untuk kegiatan PKK desa longkotan  2019 sebesar Rp  12 juta. Dana itu untuk  pembelian Alat alat  memasak seperti dandang, Piring , sendok . Nini Br Sinaga mengakui kalau barang barang itu semuaya ada dirumah ketua PKK selaku dari istri kepala desa longkotan.

Pantauan Dairi Pers papan informasi pengunaan dana desa 2019 di desa ini tidak transparan. Meski mencantumkannya di dinding pengumunan  namun hanya mencantukan hal umum saja dan jumlah anggarannya. Naman tidak menginformasikan lokasi dan bentuk kegiatannya . Sangat sederhana hanya menuliskan pembiayaan belanja desa Rp. 1,1 Miliar.  Bidang penyelenggaraan desa Rp 342 juta, Bidang pelaksanaan pembangunan Desa Rp 619 juta,  Bidang pembinaan masyarakat Rp. 43 Juta dan bidang pemberdayaan masyarakat Desa Rp. 179 juta.

Ketika  ditanyakan apa dan bagaimana pengguaan anggaran di bidang dimaksud Oknum kades Jakobus Sirait ini enggan menjawab. Diduga kuat diamnya oknum kades ini untuk menutupi kecurigaan kalau sejumlah anggaran tidak dikerjakan dan terindikasi korupsi. (E sirait/ Agam)

def