Peristiwa

Stasiun Bus AKDP Padat, Penumpang Turun 40 %

Salah satu Stasiun AKDP di Sidikalang, penumpang mulai menurun

Sidikalang- Dairi Pers :  Sejumlah staisun bus AKDP di kota Sidikalang hingga senin (6/12) terlihat masih ramai ditunggui calon penumpang yang akan kembali ke Medan dan Siantar. Meski demikian diperkirakan jumlah pemudik tahun ini turun drastis jika dibanding tahun lalu yang menggunakan mobil sewa .

Demikian infromasi yangberhasil dikumpulkan Dairi Pers dari beberapa petugas stasiun di kota Sidikalang . Simarata Malau, petugas loket Bus Datra saat  mengatakan, bahwa  penumpukan penumpang pada arus balik usai libur Natal dan Tahun Baru sejak, Kamis (2/1) .”Walaupun terjadi peningkatan jumlah penumpang, namun jumlahnya masih normal dan angkutan kita masih mampu menampung seluruh penumpang untuk diberangkatkan “katanya.

Bus AKDP Datra trayek Sidikalang-Medan jumlahnya ada sekitar 60 unit. Kalau tidak terjadi kemacetan di jalan, semua penumpang bisa berangkat sesua jadwal dan tidak perlu armada tambahan dari luar daerah. 

Sementara berkaitan  lonjakan penumpang tahun ini dibanding tahun lalu, Simarata mengatakan, kalau tahun ini jumlah penumpang mengalami penurunan drastis hingga 40 persen.

“Mungkin faktor ekonomi tahun ini yang lagi lesu. Namun mungkin juga banyak perantau yang menggunakan mobil pribadi dan mobil rental pulang  ke kampung halamannya yang mengakibatkan jumlah penumpang menurun,”jelasnya.

Lomora Pasi petugas loket stasiun bus Sinar Sepadan jurusan Sidikalang-Pematang Siantar saat ditemui menyampaikan, kalau jumlah penumpang yang akan menuju ke Pematang Siantar sedikit meningkat usai libur Natal dan Tahun Baru .

“terhitung tanggal 2 hingga minggu (5/1) jumlah penumpang yang menuju Pematang Siantar mengalami  peningkatan. Untuk menghindari penumpukan penumpang kami telah minta bantuan armada bus Sinar Sepadan dari Kabupaten Karo,” sebutnya.

Pantauan Dairi Pers disejumlah starisun Bus AKDP peningkatan penunpang di arus balik terjasi sabtu dan Minggu kemarin. Sejumlah bus luar kota ikut mengangkut penumpang karena jumlah armada bus yang  biasa melayani trayek Sidikalang Medan itu tidak mencukupi.

Namun demikian terhitung sejak senin (6/1) terasa jumlah penumpang terus menurun dan mobil luar kota yang sempat didatangkan sejak senin ini tidak terlihat lagi beroperasi. (Fajar)