Peristiwa

Sopir Pikup Durian Ugal Ugalan Rengut Nyawa di Dairi

Dua Mobil Pikup yang tabrakan di Dairi

Sidikalang- Dairi Pers : Mobil pikup durian yang selalu muncul pada desember hingga februari setiap tahunnya ke Dairi terkenal ugal ugalan. Musim durian yang tengah terjadi di Dairi membuat mereka bak raja jalanan hingga tidak memikirkan keselamatan pengguna jalan lain. Jumat (10/1) malam sekira pukul 22.00 WIB mobil pikup Grand max yang penuh dengan buah durian menabrak mobil pikup carry di tikungan dekat jembatan lae renun Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi. Supir pikup carry Wahyudin (43) warga Desa Kampung Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat tewas dalam kejadian ini.

Kapolres DairiAKBP Leonardo D Simatupang SIK melalui Kasubag Humas, Ipda Doni Saleh menjelaskan kronologi peristiwa malam naas itu Mobil Pick Up Daihatsu Grand Max Nopol BB 8403 EB bermuatan buah durian yang dikemudikan  Parhitean Sinambela (41) warga Desa Perdamean Ajibata, Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasa yang membawa penumpang, Jonter Sinambela dan Harlon Ambarita yang berjalan dari arah Sidikalang menuju arah Medan.

Malam itu kondisi hujan gerimis, mobil Pikup yang dikemudikan  Parhitean Sinambela melaju dengan kecepatan tinggi  bermaksud ingin mendahului kendaraan yang berjalan di depannya . Pikup bermuatan durian itu melaju dari bahu kanan jalan ditikungan .

Tanpa disadarinya  tiba-tiba dari arah berlawanan muncul mobil Pikup Suzuki Carry Nopol BK 8561 RE yang dikemudikan oleh Wahyudin yang membawa penumpang, Muslim Ginting yang berjalan di badan jalannya sebelah kiri dari arah Medan menuju Sidikalang Akhirnya tabrakan tidak terelakkan membuat kepala kedua mobil ringsek.

Peristiwa itu sempat membuat macet karena kedua mobil melintang di jalan. Sementara buah durian yang berada di bak mobil berserak. Para korban tercampak dan terjepit.

Satlantas polres Dairi tiba di TKP dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Sumbul. Namun wahyudin pengemudi mobil pikup suzuki carry itu menghembuskan nafas terakhir saat menuju puskesmas. Sementara penumpang mobil keduanya dinyatakan luka luka.

Dikabarkan sopir yang meninggal dunia itu langsung diserahkan kepihak keluarganya untuk dibawa ke kampung halaman di Desa Kampung Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

Sopir Ugal Ugalan

Parhitean Sinambela sopir Grand max yang membawa mutan buah durian itu mengaku baru memuat buat durian dari Silima Punga punga. Rencananya buah durian akan dibawa ke Parapat kabupaten Simalungun.

Saat ditanyakan wartawan kronologi kejadian justru supir ugal ugalan itu masih membela diri dengan menyebut “ Saya sudah memberikan tanda/kode lampu jauh (Dim), mungkin tidak terlihat supir mobil mobil pick Up Suzuki Carry sehingga tabrakan pun terjadi” Jelasnya membela diri.

Sebagaimana diketahui sopir pikup buah durian yang masuk ke Dairi terkenal dengan sikap ugal ugalannya. Bukan hanya saat mobil penuh durian mengemudi kencang. Namun juga saat muatan kosong akan memuat durian juga terlihat ugal ugalan sehingga ering terjadi kecelakaan lalulintas. (ipen)