Kriminal

Siswa di Lae Parira Dicabuli Ayah Tirinya

LS Saat Diamankan Polisi

Sidikalang- Dairi Pers : Entah setan apa yang bersarang di kepala LS (45) warga desa Pandiangan, kecamatan Lae Parira Kabupaten Dairi hingga mampu merusak masa depan anak tirinya CNS yang masih berusia belia 15 tahun. Testpack yang dilakukan terhadap anak ABG itu positif. Kini LS digelandang di Mapolres Dairi untuk mempertanggungjawabkan kebejatannya.

Terbongkarnya peristiwa biadap itu justru disekolah . Seorang guru yang memperhatikan tingkah CNS tidak seperti biasanya . Selanjutnya dengan berbagai cara  dan dibujuk akhirnya korban curhat kepada gurunya akan nasib yang telah menimpanya . Korban menunjukkan testpack kepada salah seorang guru yang selanjutnya dilakukan interogasi dan korban mengatakan langsung pelakunya tak lain  ayah tirinya LS.

Beredar informasi kalau korban sudah lama menjadi budak nafsu biadap ayah tirinya . Bahkan sejak masih usia SD wanita muda itu sudah disetubuhi tersangka. Namun kini benar benar kejadian hasil test kehamilan menunjukkan positif.

Berdasarkan pengakuan itu guru kemudian memanggil ibunda Korban inisial WPM (40) warga desa Pandiangan . Setelah mendengar pengakuan anak gadisnya selanjutnya Ibunda korban WPM membuat pengaduan ke kepolisian selasa (25/2)

Tidak perlu waktu lama selanajutnya ayah tiri LS diamankan polisi dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi  juga sudah memeriksa tiga saksi yang semuanya guru disekolah tempat korban belajar. Polisi selanjutnya membuat pengembangan kasus dan tersangka ditahan di Mapolres Dairi.

Pakai Tongkat

Benar benar tidak habis pikir tersangka LS yang menderita cacat dan berjalan harus menggunakan tongkat itu masih mampu melakukan tindakan tidak manusiawi terhadap anak tirinya. Pria yang kesehariannya bekerja serampangan itu bahkan tega merusak masa depan dan buah bibir masyarakat. (Rait)