Peristiwa

Simulasi Damkar, Sahalatua Manik : Kita Siap 24 Jam

Kadis BNPB Dairi Sahalatua Manik bersama petugas Damkar Sebelum Simulasi

Sidikalang- Dairi Pers : Rumah dinas wakil Bupati Dairi Dairi menjadi pusat perhatian sabtu (11/1) sekira pukul 10.00 WIB. Suara dua sirene bersahutan hingga mengundang perhatian. Rumah dinas wabup Dairi itu menjadi perhatian karena persis dibelakangnya di gedung eks dinas cipta karya dan UPT Damkar Dairi tengah berlangsung simulasi penanggulangan bencana kebakaran. Simulasi ini sekaligus menguji coba sejumlah peralatan dan kesiapan personil Damkar Dairi.

Simulasi yang langsung disaksikan kepala BNPB Dairi Ir. Sahalatua Manik itu menurunkan dua unit damkar pemkab Dairi dengan 6 personil dimasing masing mobil pemadam. Ujicoba alat komunikasi telepon pemadam dilakukan dan pemeriksaan bak penampungan air di UPT Damkar dan satu unit dibelakang kantor Bappeda Dairi berjalan lancar.

Sedang dalam atraksi simulasi yang digelar terlihat personil damkar terampil dan tim kerja dari personil cukup sigap memasang selang dan mengarahkan keran penyembur ke titik lokasi simulasi yang akan dipadamkan.

Terlihat begitu derasnya air yang disemburkan dari keran dua unit damkar dimana salah satunya damkar kapasitas besar truk fuso.

Kepada staf Damkar Sahalatua Manik dalam arahannya menyampaikan motto Pantang pulang sebelum Api padam. Menjadi petugas Damkar merupakan pekerjaan mulia karena penuh resiko hingga keselamatan jiwa. Untuk itu disampaikan petugas damkar tetap semangat dan mejaga kesehatan. Tim kerja dan keharmonisan dalam tim sangat perlu dalam menaklukkan sijago merah.

Sahalatua Manik kepada Dairi Pers menjelaskan kegiatan itu sebagai uji coba kesiapan dan memeriksa fasilitas telepon dan bak penampungan air.  Dikatakan damkar Dairi sebanyak 7 unit namun dua unit diantaranya  rusak karena sudah karena sudah tua. Untuk kota Sidikalang standby dua unit di Sumbul satu Unit , Parongil satu unit dan Tigalingga satu unit, Jelasnya.

Manik menyebutkan jika terjadi bencana kebakaran masyarakat dapat menghubungi telepon  di 0627 21183.  Atas simulasi yang dilakukan diuraikan kalau dua bak penampungan air damkar yang berada di UPT Damkar dan salah satu lagi di belakangan Bappeda Dairi dapat menampung 4000 liter per satu bak. “ Kita sudah cek air lancar masuk bak dan pengisian tidak ada kendala. Telepon juga sudah terpasang dan dapat dihubungi jika sewatu waktu terjadi bencana kebakaran. Personil juga demikian cukup sigap dan kita siap 24 jam” sebutnya.

Ditambahkan kalau sabtu ini pihaknya akan meninjau semua UPT Damkar di Sumbul, Parongil dan Tigalingga. Pemeriksaan di damkar kecamatan juga kita akan rampungkan hari ini, jelasnya

Sebelumnya Bupati Dairi DR Eddy Berutu Bersama Sekda Dairi pada 2 januari silam melakukan sidak ke UPT Damkar Dairi. Saat itu Bupati Dairi kecewa karena alat komunikasi berupa sambungan telepon tidak dapat digunakan. Demikian juga bak penampungan air juga terjadi kemacetan karena tidak lancarnya air dari pipa pengisian. (Sirait)