Hukum

Sidang Pembunuhan Hakim PN Medan Bak Sinetron, Istri Akui Beberapa Kali Hubungan Intim Dengan Eksekutor (Bag. 3)

ZH yang akhirnya orak pembunuhan suaminya sendiri

Medan Dairi Pers : Dalam lanjutan sidang Pembunuhan Hakim Jamaluidn . Kemudian hakim pun mempertanyakan faktor perceraian Jefri dengan istrinya.

“Kau menceraikan istrimu karena si Zuraida inikan? Kamu menceraikannya pada bulan delapan, dan kamu dekat dengan Zuraida Hanum sejak pertengahan tahun 2019,” kata Hakim.

“Kemudian tadi kamu jelaskan sudah sering berhubungan badan, apakah itu juga menjadi pengaruh kamu menceraikan dan membunuh Hakim?” kejar hakim

Namun hal itu dibantah oleh Jefri. Ia mengatakan bahwa perceraian dengan istrinya tidak ada hubungannya. Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik mengatakan bahwa kisah Zuraida Hanum seperti sinetron suara hati istri yang disiarkan di salah satu televisi nasional.

Hal itu dikatakannya saat hakim Imanuel Tarigan menanyakan mengapa Zuraida dan Jefri harus berpacaran. Zuraida Hanum pun menjawab bahwa 100 pria yang ia pacari belum sebanding dengan perbuatan suaminya.

“100 pria saya pacari belum bisa mengimbangi suami saya, Yang Mulia. Karena di sini saya yang disakiti, Yang Mulia,” cetus Zuraida.

“Kenapa saudara melakukan drama-drama seperti meminta bantuan Dharmayukti (Organisasi Wanita Peradilan). Padahal saudara yang melakukan pembunuhan?” tanya hakim Imanuel kembali. Kemudian Hakim Erintuah Damanik menimpali bahwa perbuatan Zuraida Hanum seperti sinetron yang tayang di televisi.

“Ada film sinetron di tv, judulnya suara hati istri. Dramanya hampir sama dengan kejadian ini.

Mungkin saudara kebanyakan nonton sinetron makanya membuat seperti ini,” ujar hakim Erintuah yang membuat seluruh pengunjung tertawa. Ucapan itu ditimpali Zuraida dengan mengatakan semua itu di bawah sadarnya.

“Itu atas dasar dari luar, Yang Mulia,” jawab Zuraida singkat. Menurut hakim Erintuah, Zuraida Hanum telah curhat dengan orang yang salah. “Coba saudara curhat dengan ibu-ibu Dharmayukti. Pasti tidak seperti ini kejadiannya. Salah tempat curhat saudara,” ucap hakim Erintuah.

Namun, Zuraida kembali mengatakan bahwa ia tak ingin mempermalukan sang suami yang berprofesi sebagai hakim. “Saya gak mau mempermalukan dan mencoreng suami saya, Yang Mulia,” ucap Zuraida.

Kemudian diingatkan kembali oleh Erintuah, bahwa Zuraida Hanum sempat diingatkan oleh ketua PN Medan.

“Saudara ingat waktu ketemu sama Pak Ketua (PN Medan). Pak Ketua bilang mudah-mudahan ibu gak terlibat dalam perkara ini. Tapi kita lihat jadinya, saudara telah mencoreng korps,” tegas hakim Erintuah.

Ketika disinggung apakah akan menikahi Jefri kalau tidak tertangkap polisi, Zuraida tidak menjawab tegas. Termasuk soal janji mendirikan kantor pengacara, beli rumah dan mobil untuk Jefri. “Belum pasti juga kami menikah, Yang Mulia. Apalagi beli rumah dan mobil, juga tidak menutup kemungkinan, Yang Mulia,” ucap Zuraida.

Pada kesempatan itu, Zuraida memberikan bantahan akan memberikan uang Rp100 juta kepada mantan sopirnya, Liber Junianto Hutasoit, untuk mencabut keterangan di Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Namun Zuraida mengakui telah memberikan Rp20 juta kepada Liber Hutasoit untuk membantunya. (Hen)