Lokal

Seminar Hari Ibu, Ketua TP PKK Dairi : Jadikan Rumah Love Never End

Ketua TP PKK bersama dharma wanita persit,bayangkari di seminar balai budaya

Sidikalang- Dairi Pers :  Jelang Hari Ibu dan Advokasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dairi melakukan seminar  dengan thema “Kekuatan Wanita Cerdas dalam Pengasuhan Keluarga” Rabu (6/11)  di balai budaya  Sidikalang. Acara ini dihadiri langsung Deputi Tumbuh Kembang anak Kementrian Pembardayaan Perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia Rohika Kurniadi Sari, SH, M.Si.

Hadir TP.PKK Kabupaten Dairi Ny Romy Mariani Eddy Berutu, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Dairi. Turut hadir Bayangkari Kabupaten Dairi,Kepala OPD Kabupaten Dairi,Ketua TP.PKK Sekecamatan Kabupaten Dairi,Pimpinan OPD Perempuan Kabupaten Dairi.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi mengatakan peran seorang perempuan dalam pengasuhan keluarga sangat di butuhkan karena perempuan itu memiliki sifat yang cerdas, sabar, pandai dan juga tegas. Dikatakan untuk menjadi seorang perempuan yang cerdas harus lebih  bijak mampu menempatkan diri dalam situasi apapun hingga situasi tersulit sekalipun.

“Perempuan yang bijak itu harus mampu mengambil keputusan yang tepat. Itulah peran perempuan yang sebenarnya,” ujarnya.

Di katakan dalam budaya patriarki yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama, perempuan lebih identik dengan masalah internal di dalam sebuah keluarga, sementara untuk urusan eksternal lebih identik kepada kaum laki-laki.

Dalam perkembangannya tak jarang perempuan juga berperan dalam memenuhi kebutuhan melalui propesi yang digelutinya. Dalam kondisi demikian  peran perempuan cerdas harus mampu bijak dalam mengatasi segala masalah untuk tetap mempertahankan keluarganya. Keluarga harus menjadi nomor satu.

Dikatakan  peran perempuan dalam pengasuhan keluarga sangat penting yang akan menentukan baik buruknya karakter seorang anak. Pengasuhan keluarga harus seimbang antara laki-laki dan perempuan. “Seorang Bapak adalah pendidik, seorang Ibu adalah pengajar. Bapak mempunyai peran penting untuk menciptakan dan membawa nilai-nilai dalam keluarga, sedangkan Ibu memastikan bahwa nilai-nilai yang ada ini memang di jalankan dalam keluarga oleh anak-anaknya,” jelasnya.

Menurut Ny Romy keluarga  adalah tatanan paling kecil di dalam masyarakat, keluarga yang baik, keluarga yang unggul, generasi muda yang unggul akan menentukan bagaimana Kabupaten Dairi ke depan. Oleh karenanya betapa penting dan urgentnya menciptakan sebuah keluarga penuh dengan rasa cinta yang melahirkan rasa nyaman dan kedamaian bagi penghuninya, Sebut Ny Romy Mariani

Sementara itu Asisten Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Rohika Kurniadi Sari, SH, M.Si menyampaikan bahwa peran pemerintah dalam peningkatan kualitas keluarga harus menjadi perhatian masing-masing daerah melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dimana PUSPAGA merupakan layanan konsulrasi/konseling, informasi, penyuluhan pembelajaran keluarga yang bertujuan untuk meningkatan kualitas kehidupan menuju keluarga sejahtera.

Sedang kepala dinas  pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak Dairi Fatimah Boangmanalu, SPd, Msi  menyebut sebagai ibu dituntut menjadi perempuan cerdas, cantik cakap berprilaku. Mengerti tujuan hidup mereka , mengelola potensi diri , bijak  mengatur hidup mencapai perubahan dan perbaikan setiap hari.

Perempuan yang cakap berprilaku ketika bisa menjadi pribadi yang diandalkan , dipanut dan dipuji  karena perilaku setia, lembut dan sabar , cekatan ,penyayang , pandai ,pemaaf, penolong  , tegas dan bertanggung jawab.

Apapun propesi seorang perempuan ketika redah hati dan berperangai baik maka akan membawa pengaruh positif kepada sekitarnya, Sebut Fatimah Boangmanalu. (Ipen)