Sosial

Seluarga Penyandang Disabilitas di Parbuluan Mendapat Perhatian Polres Dairi

Polres Dairi Memberikan Bantuan ke Keluarga Ual Sagala

Sidikalang- Dairi Pers : Raut wajah Kasat Binmas AKP S Simanjuntak mewakili kapolres Dairi AKBP Leonardo D Simatupang, S. IK terlihat tidak bisa menyembunyikan sedihnya saat mengunjungi langsung sekeluarga yang anaknya menyandang disabilitas di Huta Buntul kecamatan Pabuluan, Kabupaten Dairi Minggu (9/2). Melalui program Peduli Polisi polres Dairi menyerahkan bantuan tali asih untuk meringankan beban keluarga malang itu.

Kapolres Dairi melalui Humas Iptu Doni Saleh menyebutkan informasi akan adanya sekeluarga kurang mampu dengan 4 anak menyandang disabilitas membuat Kapolres Dairi memerintahkan personil untuk langsung memberikan bantuan. Terdorong oleh rasa kemanusian dan program Peduli Polisi Kasat Binmas didampingi KBO Sat Binmas Iptu Yan Heriadi Ujung serta personil  Bripka Junaidi, Aiptu B Pasaribu menjeguk dan memberikan bantuan material berupa sembako  dan dorongan mental untuk sabar dan tabah menghadapi tantangan, sebutnya.

Dikatakan bantuan kepada keluarga Ual Sagala dan istrinya Nurlina Br Sitorus warga desa dusun IV huta Buntul, Parbuluan Dairi itu dengan harapan dapat dipergunakan meringankan beban sehari hari.

Sekeluarga

Sebelumnya diberbagai media diketahui keluarga yang berada dusun IV Huta Buntul, Parbuluan ,Dairi mengalami nasib kurang menguntungkan. Keluarga Ual Sagala dan Nurlina Sitorus mempunyai 5 orang anak . Dari 5 anak tersebut 4 orang diketahui menyandang disabilitas  mereka yakni sehat Mora Sagala (21), Maju Sagala (18), Yogi Samuel Sagala (16) dan Narta Bangkit Sagala (7) menjadi penyandang disabilitas berupa lumpuh dan perkembangan tubuh kurang sempurna.

Kondisi perekonomian orang tua malang ini kurang menguntungkan.  Sebagai petani didesa parbuluan mereka tinggal di rumah sangat sederhana berdindingkan papan.

Upaya untuk pengobatan anak juga terus dilakukan meski kondisinya tidak berubah. Berbagai pengobatan medis dan alternatif juga sudah dilakukan namun kondisi 4 anaknya tidak berubah. Meski demikian Ual Sagala menyebutkan tidak putus asa dan terus berusaha. “ Ini titipan Tuhan maka kami orang tua terus berupaya , berjuang dan berdoa untuk kesembuhan anak anak. Meski kadang saya merasa putus asa. Namun semua harus dijalani karena saya yakin disuatu saat semua itu akan terjawab “ sebut Ual Sagala.

Ual Sagala juga mengharapkan bantuan semua pihak untuk kesembuhan anak anaknya. (Sirait)