Kriminal

Selingkuhi Istri Teman, Pebinor “ Dihabisi” Didepan Istri

Evakuasi Mayat Pebinor

Jatim- Dairi Pers : Hatim menyimpan dendam setelah mengetahyui istrinya berselingkuh dengan Muhammad Hirul (35)  warga Blok Gunung Tempeh, Desa Bulujaran Lor, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Mayat Pebinor itu ditemukan diareal persawahan tanpa sehelai benang. Polres Probolinggo juga harus kerja keras memecahkan misteri mayat lelaki bugil itu.

Mayat Muhammad Hirul (35) yang ditemukan telanjang dengan luka sayat di leher di sungai Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo beberapa waktu lalu dipastikan korban pembunuhan.

Setelah penemuan mayat sekitar pukul 12.20 Wib, Jumat (23/10), Satreskrim Polres Probolinggo melakukan sederet penyelidikan atas tewasnya warga Blok Gunung Tempeh, Desa Bulujaran Lor, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo itu.

“Setelah melakukan penyelidikan kami menangkap satu orang yang sudah kami tetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan ini,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan, Sabtu (7/11).

Hatim tersangka pelaku pembunuhan selingkuhan istrinya

Ferdy menyebut, pelaku pembunuhan berencana itu bernama Hatim (40), tetangga sekaligus teman dekat korban. Pelaku menggorok leher korban hingga tewas menggunakan golok lantaran istrinya diselingkuhi korban.

“Pelaku mengaku kesal karena korban kerap mengganggu istrinya, yakni Sukaesih. Korban punya hubungan khusus dengan istri pelaku, sampai pada hubungan suami istri. Perselingkuhan itu terungkap saat pelaku memergoki keduanya bercanda mesra di kamarnya,” papar Ferdy, Sabtu (7/11).

Sebelum korban dibunuh, korban diajak pelaku untuk berziarah ke wilayah Jember dengan menaiki mobil milik pelaku. Setelah pulang dari Jember dan sampai di Jalan Raya Ranu Pakis, Kabupaten Lumajang, pelaku memberhentikan mobilnya untuk buang air kecil.

“Pelaku juga bersama istrinya satu mobil dengan korban,” terangnya.

Selepas buang air kecil, pelaku melihat korban tengah tertidur dalam mobil. Pelaku langsung mengambil sebilah golok yang ditaruh di bawah kursi mobilnya. Korban terbangun dan menangkis golok pelaku dengan tangannya.

Dari pengakuan pelaku, korban juga sempat berbicara dan mengakui kesalahannya. Pelaku menggorok leher bagian kanan korban hingga korban meniggal. Peristiwa itu terjadi di depan istri pelaku,” tambahnya.

Setelah korban tewas, pelaku membawa mayat korban ke wilayah Desa Banjarsarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan untuk dibuang di aliran sungai daerah tersebut.

“Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuka pakaian korban dan membuangnya bersama dengan HP dengan jarak 50 meter dari lokasi mayat korban dibuang,” ungkap Ferdy.

Selepas itu, pelaku kembali ke rumahnya untuk mengambil motor korban dan dibuang di daerah Sungai Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan.

Dalam kasus ini penyidik menyita mobil Panther milik pelaku, 1 unit motor Yamaha F1-ZR milik korban dan dua unit HP serta sebilah cadek atau golok. (Hen)