Peristiwa

Selingkuh, PNS Ditemukan Pingsan Tanpa Celana di Mobil, Ini Vidionya

selingkuh

Asahan- Dairi Pers : Rumput tetangga selalu lebih hijau demikian mungkin motto para praktisi selingkuh . Justru mencuri curi itu jauh lebih berkesan dari pada menikmati yang telah ada. Ibarat kucing yang diberikan ikan akan terlihat ogah ogahan namun coba kalau mencuri gerakan dan nafsunya juga terlihat bersemangat.

Demikian mungkin yang melatari ZL (37) Korwil Disdik Kecamatan Rawan Panca Argawarga dan diduga  pasangan selingkuhnya sang wanita HA (39) Bendahara Disdik di Kecamatan Meranti.

Kabupaten Asahan. Keduanya ditemukan pingsan di dalam mobil Innova berplat BK 1746 BC di Jalan Pabrik Benang, Kecamatan Kisaran, Kabupaten Asahan, Kamis (4/6).  Saat ditemukan warga sekitar pukul 22.00 Wib tersebut keduanya sama sekali tidak menggunakan celana. Sedang dari mulut mengeluarkan buih.

Saat ditemukan si pria terduduk di kursi sopir  mengenakan baju tanpa celana . sedang si wanita ditemukan disebelahnya terlentang tanpa sehelai benang. Keduanya tidak sadarkan diri namun mesin mobil masih menyala dan AC dalam kondisi hidup.

Warga yang curiga dan mendatangi mobil yang terparkir tersebut  akahirnya meng evaskuasi keduanya ke Rumah Sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS).

Tim medis RSU HAMS yang menangani kedua pasien, dr Faizal, mengatakan keduanya diduga keracunan gas.

Dua pria dan wanita  PNS tanpa celana yang ditemukan warga itu saat dievakuasi dividiokan. Begitu cepatnya vido menyebar sehingga berita itu juga menjadi viral. Sejumlah komentar miring dan kocak juga ditanggapi nitizen seperti. Mungkin keenakan…, Tuhan selalu membongkar kemasiatan. Namun ada juga yang berkomentar kocak “menikmati kesejukan malam dengan dingin full”.  Ada juga berkomentar lebih seru jika ditemukan dengan celana dalam tertukar.

Copot

Kepala Disdik Kabupaten Asahan Sofyanmengakui  keduanya  pria dan wanita tersebut merupakan ASN lingkungan disdik kabupaten Asahan . Keduanya juga telah memiliki istri dan suami masing-masing.

Karena dinilai mencoreng nama baik institusi pendidikan, kedua ASN itu dicopot dari jabatannya.  “Yang pasti jabatan keduanya kita copot dua-duanya, jabatannya baik yang kordinator kecamatan dan yang satu bendahara pembantu,’’ ujar Sofyan.

Untuk proses pencopotan jabatan, Sofyan akan lebih dulu melaporkan peristiwa memalukan itu kepada bupati dan inspektorat.

“Mereka kan ASN, ada mekanisme ASN yang digunakan, yang pasti kita sudah sampaikan ke inspektorat untuk ditindaklanjuti, untuk di-BAP kalau mereka sudah sehat. Kini, keduanya masih dirawat di rumah sakit,” ujar Sofyan.

Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto tengah menyelidiki penyebab pasti keduanya pingsan di dalam mobil. “Saat ini masih bersifat laporan progres. Karena sepasang laki-laki dan perempuan masih dalam pengobatan di RSUD HAMS,” ujar Nugroho

Kepada pembaca yang penasaran lihat vidionya agar bersabar he…he..he (Hen)