Kriminal

Selingkuh Kakek dan Nenek Berujung Maut

ilustrasi

DS- Dairi Pers : Apakah benar setelah usia tua tabiat kembali serasa anak baru gede? Selamet kakek yang sudah berusia 59 tahun itu dirundung api cemburu yang semakin membara hingga membunuh selingkuhannya Painem (55) di Deli Serdang. Si kakek ditinggal istri yang menjadi TKI di Malaysia sedang si nenek harus kesepian karena suami ditahan karena kasus narkoba.

Belum diketahui bagaimana awal perjuampaan dua sejoli yang sama sama kesepian ini. Namun jealeous tingkat dewa telah membongkar aib keduanya yang sama sama tidak tahan kesepian.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan AKP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan, dalam kasus ini dipastikan pelaku hanya seorang diri dan motif murni berlatar belakang cemburu. Identitas pelaku yakni Selamat (59) dan korban bernama Painem (55)

Boleh jadi Selamet sudah tua dengan dua cucu . Namun pepatah berkata kelapa makin tua makin bersantan. Ditinggal istri yang menjadi TKI di Malaysia membuat kakek ini tidak mampu menyalurkan aspirasi pria dewasa.

Sebaliknya Painem yang harus menjalani hidup ibarat malam tanpa bintang itu pasca penahanan suaminya lama lama tidak tahan juga. Mungkin mottonya taka ada rotan akarpun berguna. Maka jadilah keduanya memadu kasih.

Tiga bulan dirundung api asmara yang menggebu hingga rasa memiliki itu mekar bak bunga disentuh kumbang.  Sangkin indahnya bilur bilur cinta kakek dan nenek ini hingga lupa mereka hanya sebatas selingkuh (Selingan indah keluarga utuh)

Sekali waktu Selamet mencurigai sang pujaan hati memiliki PIL (Pria Idaman Lain) hingga coba membuka komunikasi menanyakan kejujuran sang selingkuhan.  Jangan dikira meski usia sudah bau tanah rasa cemburu itu sudah padam. Namun bukannya jawaban jujur dirasakan si kakek hingga terjadi pertengkaran mulut.

Terjadi kejar kejaran hingga si kakek   mencekik dan membanting korban hingga tewas . Polisi yang menerima informasi langsung menyelidiki kasus pembunuhan tersebut. Kurang dari 11 jam, pelaku yang telah teridentifikasi dapat diamankan.

“Pelaku dan korban sudah menjalin hubungan selama tiga bulan. Korban telah menikah, namun suaminya ditahan karena terlibat kasus tindak pidana,” ujar Ricky Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan, Selasa (7/7).

Sementara Selamat juga telah memiliki istri yang bekerja di Malaysia sebagai TKI. Selamat diketahui memiliki lima anak dan dua cucu.

Kakek yang sudah beruban itu tidak dapat menyesali perbuatannya. Hukuman penjara sudah pasti karena polisi sudah  menyita satu buah baju milik korban sebagai barang bukti. Pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Paling memilukan kisah cinta lupa umur itu akahirnya terbongkar. Bisa dibayangkan betapa hinanya sang kakek dimata keluarga. (Hen)