Peristiwa

Salah Info Soal Sembako, Ratusan Abang Becak ke Kantor Bupati Dairi

Abang becak yang berkumpul depan Kantor Bupati Selasa (12/5)

Sidikalang- Dairi Pers : Ratusan abang becak kota Sidikalang mendatangi kantor Bupati Sidikalang selasa (12/5) untuk mendapatkan bantuan sembako. Mereka menyebut infromasi pembagian sembako itu didapat dari media massa terbitan medan sehingga mereka berkumpul untuk mendapatkan bantuan dari pemkab tersebut.

Hadirnya ratusan abang becak Sidikalang teresbut membuat portal kantor bupati Dairi ditutup dan meminta utusan abang becak untuk berbicara di kantor bupati. Sebanyak  4 orang Utusan abang becak yang berbicara Dian Bintang, Jon  Sihombing, Lambas Situmorang, dan Suryanto Manalu.

Mereka diterima diruangan asisten 1 Setda Dairi oleh kepala satpol PP Dairi. Dalam penyampaiannya utusan abang becak ini menyampaikan kalau mereka mendapat infromasi dari salah satu media cetak bahwa pemkab dairi mempersiapkan 800 paket yang dibagikan ke sejumlah propesi termasuk abang becak.

Atas infromasi itu mereka menuntut bantuan sembako yang ada agar dibagikan kepada mereka juga.  Menurut mereka paket sembako itu dikumpulkan yang bersumber dari sumbangan suka rela ASN lingkungan pemkab Dairi.

Mereka meminta jika memang ada paket untuk abang becak dari pengumpulan sumbangan itu agar diserahkan karena kondisi ekonomi mereka sudah terasa akibat Covid-19. Sebagai penarik becak diakui sudah kehilangan penumpang sehingga jika bantuan tersebut ada agar diserahkan. Jika tidak ada juga tidak apa apa.

Namun mereka meminta jika memang untuk abang becak tidak ada agar tidak usah memberitakan hal itu di media karena itu cukup menyakitkan hati mereka

Usai perbicangan di ruangan asisten 1 setda Dairi terlihat utusan aabng becak kembali berkumpul kepada teman temannya. Selanjutnya kapala Satpol PP Eddy Banurea menyampaikan hasil pertemuan . Namun belum sampai menyampaikan hasil pertemuan para abang becak ini langsung menyampaikan untuk tidak bertele tele. “ Jawab saja ada tidak bantuan untuk kami. Jika ada mana? Jika tidak kita pulang” sebut mereka.

Eddy Banure menyebut akan yang langsung membuat para abang becak ini meninggalkan portal kantor bupati yang ditutup disertai teriakan dan berbagai kalimat miring.

Sementara itu di media yang disebutkan memang menuliskan adanya 800 paket bantuan sembako yang akan dibagikan kepada berbagai propesi termasuk guru PAUD, Abang becak, parrengge rengge Junalis dan propesi lain. Namun tidak disebutkan kapan waktu pembagian. (hen)