Hukum

Ribuan Warga Longmarch DemoTolak PT Gruti, 5 Tuntutannya

Ribuan warga Longmarch menuju kantor Bupati Dairi

Sidikalang-Dairi Pers : Ribuan warga dari 5 (Lima) Desa di Kabupaten Dairi mendatangi Kantor Bupati Dairi untuk menyampaikan aspirasi masyarakat tentang menolak adanya PT GRUTI di Kawasan Hutan di Desa Parbuluan VI. Ribuan warga ini sebelumnya mengadakan longmarch dari panji menuju kantor Bupati Dairi.

Pantauan Dairi Pers ribuan warga yang menolak keberadaan PT Gruti di daerah Parbuluan itu terlihat semangat dan meneriakan penolakan mereka sepanjang jalan. Terlihat beberapa ibu ibu dalam barisan demo menggendong anak anak. Ada juga anak anak mengenakan baju SLTP dan baju SD.

Masyarakat yang datang berada dari 5 Desa yang ada di Kabupaten Dairi, Yaitu Desa Parbuluan VI yang secara administratif bagian dari Kecamatan Parbuluan, dan dari Kecamatan Sumbul yaitu Desa Pejuangan, Desa Pargambiran, Desa Barisan Nauli, dan Desa Sileu-leu.

Ribuan warga ini menuntut agar Pemerintah Kabupaten Dairi terutama Bupati Dairi Berutu untuk segera melakukan:
1. Pengusulan Penciutan Kawasan Hutan di Desa Parbuluan VI.
2. Agar Bupati tidak mengizinkan PT GRUTI masuk dan beroperasi di Wilayah Kabupaten Dairi dan tolak segala korporasi jahat di Kabupaten Dairi.
3. Pemerintah harus Berpihak dan Melindungi Masyarakat/Petani.
4. Agar Bupati Mencopot Asisten I Jhonny Hutasoit dari Pemerintahan.
5. Hentikan Intimidasi TNI/POLRI/ASN terhadap masyarakat Desa Parbuluan VI.

Aksi Masyarakat yang dibawa oleh P. Sijabat selaku Pimpinan Aksi tersebut disambut baik dengan Pemerintah Kabupaten Dairi, Wakil Bupati Dairi Jimmy Sihombing Langsung Berhadapan dengan Masyarakat yang Sedang Melakukan aksi didampingi Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, Kapolres Dairi AKBP Leonardo D. Simatupang S.IK, Sekda Leonardus Sihotang, Kepala BPN Dairi Drs. Rasmon Sinamo, dan Unsur Forkopimda Lainnya.

Sementara itu Dari Hasil Kesepakatan yang ada Pihak Pemkab, Bupati Dairi Melalui Wakil Bupati Dairi Jimmy Sihombing, Bersama Ketua DPRD Sabam Sibarani bersedia menandatangani surat ber Materai yang menyatakan Dukungan terhadap tuntutan masyarakat petani. Tetapi masyarakat masih menunggu waktu selama 2 minggu agar Pemkab Dairi melakukan Rapat dengan moderator atau Pimpinan Aksi terlebih dahulu dikarenakan Bupati Sedang bertugas di Jakarta. (Hen)