Teknologi

Registrasi Ulang Kartu Anda Untuk Hindari Pemblokiran

Ilusttrasi Registrasi Ulang Kartu Prabayar
Ilusttrasi Registrasi Ulang Kartu Prabayar

Beberapa hari terakhir ini, pengguna telepon seluler mulai mengeluhkan tidak dapat melakukan sambungan telepon ke nomor telepon lainnya. Hal ini disebabkan karena tidak melakukan registrasi ulang nomor prabayar anda. Pada tahap awal apabila tidak registrasi ulang adalah  pemblokiran  panggilan keluar (outgoing call) dan pesan singkat keluar (outgoing SMS) . Tahap kedua berupa pemblokiran panggilan masuk (incoming call) dan pesan singkat masuk (incoming SMS) yang akan diterapkan 15 hari sejak tahap pemblokiran pertama apabila pelanggan masih belum melakukan registrasi ulang.  Apabila tidak mengindahkan registrasi ulang ini, maka pemblokiran total dilakukan , dan nomor anda akan hangus selamanya.

Sebagaimana yang kita ketahui, sesuai aturan pemerintah yang tertuang pada Peraturan Menteri Komunikasi Republik Indonesia No 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi  yang mengalami perubahan pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017 tanggal 5 September 2017 , setiap pelanggan telepon seluler wajib registrasi ulang nomor prabayar. Sesuai dengan arahan Kominfo, hal ini adalah suatu kewajiban untuk keamanan dan kenyamanan pelanggan, meminimalisasi penipuan dan tindakan kejahatan termasuk memudahkan pelacakan HP yang hilang.

Yang Perlu Dipersiapkan

Sesuai dengan peraturan Kominfo, data pelanggan yang dibutuhkan adalah :

  1. Nomor MSISDN atau Nomor Pelanggan yang digunakan. Anda catat terlebih dahulu, atau apabila anda tidak mengetahuinya, anda dapat melakukan pemanggilan via USSD  *808# untuk pengguna nomor Telkomsel, *998# untuk kartu 3, *123# untuk kartu XL , dan *777*8# untuk Indosat Ooredo . Sms konfimasi akan dikirim, misalkan Nomor Yang Anda : +628*******, maka nomor seluler anda adalah 08********** (tanpa kode negara, 62 untuk kode negara indonesia) .
  2. Paspor, Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negara Asing.
  3. NIK dan Nomor KK bagi Warga Negara Indonesia . NIK  dapat anda lihat pada kartu EKTP anda. Sedangkan Nomor KK dapat anda peroleh dari Kartu Keluarga anda. Apabila anda belum memiliki EKTP, anda dapat menggunakan nomor NIK yang tertera juga pada Kartu Keluarga dimana nama anda terdaftar.
16 Angka Nik Anda Untuk Registrasi Ulang
16 Angka Nik Anda Untuk Registrasi Ulang

 

16 nomor kartu KK Untuk Registrasi Ulang
16 nomor kartu KK Untuk Registrasi Ulang

 

 

Aturan Penggunaan Data Pribadi Orang Lain Untuk Registasi

 Anda harus menggunakan data milik pribadi  ketika melakukan registrasi perdana maupun registrasi ulang. Terdapat laporan kasus, dimana ada satu NIK yang digunakan berulang kali untuk registrasi kartu prabayar dengan jumlah yang banyak. Anda memang tetap dapat menggunakan data milik orang lain , namun harus terlebih dahulu diijinkan pemilik data tersebut. Apabila tidak diijinkan, tetapi anda tetap bersikeras menggunakan data tersebut, berarti anda telah siap menghadapi resiko apabila  pemilik data pribadi yang anda gunakan  melaporkan anda ke jalur hukum.
Apabila anda yang menjadi korban karena seseorang menggunakan data anda tanpa ijin, anda dapat mengunjungi gerai penyedia layanan seluler agar nomor yang diregistrasi menggunakan data pribadi anda agar segera diblokir. Selanjutnya terserah anda, mau melapor ke pihak berwajib atau tidak.
Laporan lainnya menyebutkan beredarnya website ilegal penyedia NIK dan Nomor KK ilegal untuk registrasi ini. Beberapa website ilegal ini memang telah diblok oleh Kominfo, tetapi mungkin saja  masih ada website yang dapat anda akses.  Sangat tidak  disarankan untuk menggunakan data yang diberikan situs ilegal ini.
Website Ilegal Penyedia NIK dan Nomor KK Registrasi Ulang
Website Ilegal Penyedia NIK dan Nomor KK untuk Registrasi Ulang
Batas Penggunaan NIK untuk Registrasi
Untuk satu NIK penduduk, jumlah Nomor Prabayar yang dapat diregistrasi  menggunakan registrasi mandiri baik sms dan online dibatasi maksimal 3 Nomor Prabayar saja  di setiap Operator Seluler. Apabila Anda menginginkan Nomor tambahan dari Operator Seluler yang sama, maka registrasinya dapat dilakukan dengan mendatangi gerai Operator Seluler bersangkutan. Atau cara lain adalah, anda  harus mengalah dan menggunakan operator selular lainnya.
Terdapat tiga cara registrasi perdana maupun ulang. Yang pertama adalah registrasi dengan membawa dokumen yang diperlukan ke Gerai Operator Seluler yang anda gunakan. Selain itu, anda dapat menggunakan cara mandiri yaitu menggunakan SMS atau Online.
Registrasi Menggunakan SMS
Langkah yang dapat anda gunakan untuk registrasi adalah menggunakan sms. Tidak diperlukan jaringan internet untuk registrasi ini. Caranya adalah sebagai berikut :
Untuk Registrasi Nomor Perdana
  • Indosat           : NIK#NomorKK#
  • Smartfren      : NIK#NomorKK#
  • Tri                   : NIK#NomorKK#
  • XL                   : Daftar#NIK#NomorKK
  • Telkomsel      : Reg<spasi>NIK#NomorKK#

Untuk Registrasi Ulang Nomor Anda apabila nomor anda telah aktif sebelumnya

  • Indosat           : ULANG#NIK#NomorKK#
  • Smartfren      : ULANG#NIK#NomorKK#
  • Tri                   : ULANG#NIK#NomorKK#
  • XL                   : ULANG#NIK#NomorKK
  • Telkomsel      : ULANG<spasi>NIK#NomorKK#

Kirimkan sms tersebut ke nomor 4444. SMS konfirmasi akan dikirimkan ke telepon seluler anda. Apabila anda mengetik data pribadi anda dengan benar, konfirmasi valid akan dikirim ke telepon seluler anda. Apabila tidak, anda harus kembali mengulangi tahapan dari awal dengan mengetikkan data secara benar.

Registasi Online

Anda harus mengunjungi website pendaftaran dari operator seluler anda untuk registrasi ini.

Ikuti langkah pada setiap website operator tersebut. Ketika registrasi, anda akan diminta untuk memasukkan kode aktivasi atau password yang dikirimkan langsung pada nomor prabayar yang anda registrasi. Jangan salah memasukkan data tersebut, karena anda harus registrasi kembali apabila kode aktivasi atau password yang anda  ketik salah. Apabila anda registrasi dengan benar, sms valid akan dikirim ke nomor pribadi anda bahwa nomor prabayar anda telah teregistrasi. Selain itu, pada halaman website registrasi tersebut, konfirmasi kesuksesan registrasi akan ditampilkan.

Cek Registrasi

Apabila anda masih ragu walaupun telah sukses registrasi, anda dapat melakukan pengecekan nomor seluler anda pada halaman website berikut :

Gagal Registrasi Perdana Dan Ulang

Terdapat beberapa kasus yang menyebabkan kegagalan anda dalam registrasi ulang kartu prabayar.  Semisal nomor NIK dan nomor KK yang anda gunakan telah mencapai batas maksimum registrasi menggunakan data tersebut. Apabila anda yakin, bahwa itu adalah suatu kesalahan, anda dapat mengunjungi gerai terdekat untuk operator seluler anda. Kemudian anda menuliskan surat pernyataan sesuai peraturan Kominfo  yang berlaku dibawah ini :

Format Surat Pernyataan Registrasi Perdana Dan Ulang
Format Surat Pernyataan Registrasi Perdana Dan Ulang

Apabila registrasi tidak valid dikarenakan data EKTP anda salah pada database pemerintah, anda harus meminta perbaikan data pribadi anda  pada Dukcapil. Untuk itu, anda dapat mengunjungi kantor Capil di wilayah anda atau coba untuk terlebih dahulu untuk menghubungi layanan Masyarakat Halo Dukcapil.

Layanan Halo Dukcapil
Layanan Halo Dukcapil

 

Registrasi Pengguna Paspor, Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negara Asing

Untuk warga asing, aturan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk registrasi perdana dan ulang sesuai peraturan adalah mengunjungi gerai operator selular anda dengan membawa dokumen yang diperlukan. Petugas gerai minimal akan meminta data anda berikut :

  1. nama
  2. nomor identitas dari Paspor, KITAP, atau KITAS
  3. kewarganegaraan;
  4. tempat dan tanggal lahir.

Unreg Kartu Prabayar

Anda juga dapat melakukan pembatalan registrasi terhadap nomor prabayar yang terkait pada NIK anda. Pada tahap awal, unreg ini diperbolehkan secara perorangan menggunakan fitur USSD dan SMS. Tetapi kebijakan ini di evaluasi kembali karena riskan untuk disalahgunakan untuk kejahatan siber. Pada kebijakan baru, unreg hanya diperbolehkan dengan mengunjungi gerai operator seluler yang anda gunakan. Apabila NIK anda dipakai orang lain, anda juga harus menghubungi gerai operator seluler tersebut untuk dihapus.

Demikian cara registrasi perdana maupun ulang untuk nomor prabayar. Jangan telat melakukan registrasi ulang, dan apabila ada yang ingin anda tanyakan, dapat mengisi kolom komentar. (PDN)