Peristiwa

Pulang 2 ODP, DR Eddy Berutu Minta Jadi Agen Memutus Covid-19

Bupati Dairi Lepas 2 Warga Usai Karantina 14 Hari

Sidikalang-Dairi Pers : Rony Sianturi dan Delfi dipulangkan dari rumah singgah TWI setelah menjalani masa karantina 14 hari rabu (6/5). Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dairi DR Eddy Berutu melepas keduanya di depan teman temannya yang masih harus menjalani karantina di Rumah singgah.

Rony Sianturi diketahui 14 hari silam kembali dari zona merah kota medan sedang Delfi diketahui kembali dari Johor Malaysia juga 14 hari silam. Keduanya menyampaikan pengalaman selama berada di karantina yang penuh dengan kenangan.

Roni Sianturi dan Delfi menyebutkan mereka  setiap harinya dilakukan pemeriksaan kesehatan dua kali sehari. Selain itu para penghuni dijaga kebugaran tubuhnya dengan senam pagi dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi.

“Shering atau konsultasi dengan petugas medis rutin kita lakukan dengan warga yang dikarantina, makan tiga kali sehari, diberikan ekstra puding dan juga tambahan makanan buah-buahan,” sebutnya.

Dua ODP ini menyampaikan terimakasih ke pemkab Dairi selama menjalani karantina di TWI. Mereka mengaku sangat berkesan dan diperlakukan sangat baik oleh petugas. Dan merasa nyaman selama menjalani isolasi.

Bupati DR Eddy Berutu dalam pelepasan kedunya menyampaikan, Pemkab Dairi melakukan berbagai upaya untuk menjaga masyarakatnya siapapun dia dari manapun dia agar terhindar dari wabah covid 19.   Apa yang kita lakukan ini merupakan bagian dari protokol kesehatan, dimana siapa saja tanpa terkecuali, apabila ada indikasi terpapar Covid-19 harus di isolasi atau karantina selam 14 hari

Dikatakan Tim Gugus berupaya  menyedikan semua fasilitas bagi warga, agar nyaman selama menjalani isolasi. Terimakasih atas kesadaran dan ketaatannya terhadap aturan protokol yang ditetapkan pemerintah selama di rumah singgah TWI ini. ” ucap Eddy Berutu.

Pemkab Dairi dan juga Gugus Tugas tidak akan henti-hentinya melakukan berbagai upaya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melakukan sosialisasi, himbauan, dan tindakan langsung bersama berbagai lintas sektoral baik pusat hingga ke tingkatan pemerintah daerah paling bawah, hingga ke dusun yang tentu mengharapkan partisipasi dukungan dari masyarakat. 

Menurunya, masih ada yang belum yakin kalau ini berbahaya, masih anggap remeh dan lain-lain. Namun, bertahap mulai tertib  dan hasil kerja keras yang dilakukan secara berkelanjutan selama kurang lebih dua bulan belakangan ini telah menunjukkan hasil yakni menurunnya angka ODP di wilayah Kabuapatan Dairi.

“Jadi, kalau kita sekarang semua bebas, tinggal kita awasi saudara-saudara kita yang datang. Kalau kita lengah, trend ini akan naik kembali dalam dua pekan ke depan. Belum ada tanda printah bahwa bahaya diturunkan dari pemerintah, ini statusnya masih sangat berbahaya,” ujar \nya

Eddy Berutu juga berpesan kepada para warga yang menjalani isolasi karantina di TWI agar turut serta sebagai agen yang terlibat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Mari pakai seluruh media yang ada , seperiti media sosial untuk menyampaikan  pengalaman saudara-saudara sekalian, bahwa isolasi itu tidak gampang tapi segera berlalu. Dengan demikian warga lain akan faham betapa berharganya menjaga kesehatan dan sedapat mungkin menghindari dulu bepergian dan lebih baik di rumah saja.

Bupati Eddy Menghimbau  warga yang ada diperantauan untuk tidak pulang kampung atau mudik sementara waktu hingga wabah ini selesai. Sebutnya (hen)