Ekonomi

Potensi Pertanian Gunung Air Capai 10.000 Hektar

Kawasan Gunung Air Yang potensial untuk pertanian Dairi di Tanah Pinem

Sidikalang-Dairi Pers : Gunung Air Kecamatan Tanah Pinem berbatasan dengan Siempat Nempu hilir dalam faktanya sudah digunakan warga untuk pertanian sawah dan perladangan.  Banyak warga sudah menguasai lahan. Potensinya hingga 10.000 hektar bahkan lebih. Jika pemerintah Kabupaten Dairi ingin pengembangan atau perluasan areal pertanian rakyat semacam food estate. Lokasi ini pantas diperbincangkan.

Demikian Sikap Ginting mengabarkan dari tanah pinem bahwa lokasi itu hanya semacam alternative namun sangat potensial. Namun kita belum mengetahui apakah itu hutan lindung atau APL (Areal Pergunaan Lain). Namun yang pasti dilokasi ini sudah banyak digunakan untuk lahan pertanian warga untuk bercocok tanam seperti kemiri, jagung dan tanaman lainnya.

Ginting menguraikan topografi gunung air tergolong rata dan medannya cukup bersahabat jika dijadikan lahan pertanian . Banyak lahan didataran rendah  yang cocok untuk persawahan. Beberapa diantaranya telah dibukn warga. Demikian juga dataran diperkirakan sekitar 2.500 hektar. Hingga sekarang warga aman aman saja membuka lahan pertanian disana. Jadi sepertinya lahan bukan hutan Negara, namun hal itu masih  sesuai keyakinan warga setempat, sebut Ginting.

Lokasi potensial untuk pertanian gunung air disebut Ginting antara  kecamatan Tanah Pinem dan kecamatan Siempat Nempuhilir  yakni di Pardomuan . Jika dibuka jalan dari desa Alur subur ke dusun Logan jaraknya hanya 10 km . Dahulunya jalan sudah ada dibuka saat pengambilan kayu jadi sebenarnya sudah sangat mudah jika ini dibuka menjadi lahan pertanian besar besaran” jelas Ginting

Diterangkan kalau lokasi antara dua kecamatan ini telah banyak digunakan warga sebagai lahan pertanian. Kepemilikan lahan disini sepertinya diperoleh secara turun temurun. Jika Dairi menjadi salah satu pilihan program food estate Nsional maka tidak salah juga meninjau lokasi ini . Karena memang sangat potensial baik dari segi luas dan hamparan, kesuburan tanah, topografi dan curah hujan yang cukup sepanjang tahun, jelasnya. (Hen)