Kriminal

Polisi Sita 5 Kg Sabu dari Kamar Sekda Mes Pemko Tanjungbalai di Medan

Konfrensi pers jaringan narkoba internasional

Medan- Dairi Pers : Polrestabes Medan menggelar konfrensi Pers terkait pengungkapan kasus jaringan Narkoba Internasional dengan Barang bukti sebanyak 9 Kg sabu dari tersangka yang diamankan polisi dari Mess Pemko Tanjung Balai, di kamar Sekda, Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Selasa (29/9) malam lalu.

Dalam keterangan Persnya kepada awak Media Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko di dampingi Kasat Narkoba AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, KBO Sat Narkoba IptuMI Daulay di ruang Loby Mapolrestabes Medan Senin (05/10) sore mengatakan malam itu, Sat Narkoba Polrestabes Medan mendapatkan informasi bahwa adanya transaksi narkoba jaringan internasional di Jalan SM Raja, depan RM Ayam Penyet Pencak Joko Moro, pada Selasa (29/9) sekira pukul 19.00 WIB. Di lokasi itu kita awalnya mengamankan 4 Kg sabu dari 3 orang tersangka,” kata Kapolrestabes Medan

Dikutip dari Kompas  di katakan Kapolrestabes Medan, Polisi yang bergerak ke lokasi berhasil mengamankan tersangka berinisial, CP (31) warga Jalan Nilam, Kecamatan Tanjung Balai Utara, Kota Tanjung Balai yang mengaku sebagai Tim Sukses Wali Kota Tanjung Balai.

CP diamankan bersama rekannya, JSP (31) warga Jalan Peringatan, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, dan SP alias Rizal (36) warga Jalan Pelita IV, Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan.

Polisi lalu membawa ke tiga tersangka dalam pengembangan dan didapati kembali barang bukti 5 Kg sabu yang disimpan tersangka di Mess, kamar Sekda (Sekretaris Daerah) Pemko Tanjung Balai yang berada di Medan.

Tak sampai disitu, polisi kembali melakukan pengembangan dan hasil interogasi dari ke tiga tersangka diketahui akan ada lagi pengiriman sabu dari kota Dumai dengan tujuan Kota Medan,”terangnya.

Selanjutnya setelah menunggu timing tepat, pada Sabtu (3/10) sekira pukul 07.00 WIB, petugas berhasil menangkap seorang pria lagi di Jalan SM Raja Medan, tepatnya di Pool Bus Bintang Utara. Dari pria yang diketahui berinisial, I (25) warga Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, diamankan sabu seberat 1 Kg.

Sehingga petugas kembali melakukan penyelidikan dan sekira jam 23.00 wib berhasil membekuk dua orang tersangka lainnya di Jalan Gatot Subroto Medan Helvetia.

Keduanya yakni, RMN (30) warga Simpang Matan, Kelurahan Datuk Sirat, Kecamatan Sama la ngga, Aceh Utara, dan MK (21) warga Jalan Hulu krakyeh, Dusun Tungku Johan, Aceh Utara. Dari keduanya petugas mengamankan 8 Kg sabu-sabu. Namun pada saat akan penangkapan tersangka RMN melawan dengan sebilah pisau, sehingga dilakukan tindakan tegas dan tersangka tewas ditembak,” tegas Kombes Pol Rico.

Dia menambahkan, ada 6 keseluruhan tersangka yang merupakan jaringan internasional dengan jumlah barang bukti 18 kg sabu-sabu.Sementara itu salah seorang tersangka berinisial, CP mengaku kalau dia adalah tim sukses salah satu walikota Tanjung Balai. Ia juga mengaku ini adalah pengiriman yang kedua dan untuk pengiriman yang pertama telah berhasil dan semuanya di beri upah 100 juta tapi uang nya belum di terima.

“yang pertama sudah berhasil katanya akan di beri upah 100 juta, sedangkan pengirman yang kedua sudah ketangkap,” ungkap tersangka  (Hen)