Politik

Pilpres dan Pilkada 2024, Tahapan Pilkada Dairi Dimulai Maret 2022

Ilustrasi

Sidikalang- Dairi Pers : DPD RI bersama KPU RI menyepakati Pemilu 2024 dilaksanakan pada 28 Februari. Sementara untuk Pilkada 2024 serentak dilakukan pada 27 November 2024. Sekaitan kesepakatan itu untuk Pilkada (Pemilihan Gubernur, Bupati/Walikota, Anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota) akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Adapun untuk tahapan Pemilu sudah dapat dimulai bulan Maret 2022 (25 bulan sebelum pencoblosan).

Dengan putusan itu maka pemilihan Bupati/wabup Dairi yang dilakukan pada 27 November 2024. Maka tahapan sudah dimulai pada Maret 2022. Tahapan itu sesuai aturan dapat dimulai 25 bulan sebelum hari pencoblosan.

Sementara itu jabatan Bupati Dairi sesuai aturan akan berakhir pada April 2024. Sebagaimana diketahui biasanya pilkada Dairi selalu dilakukan setahun sebelum berakhir masa jabatan kepala daerah. Artinya pemungutan suara pilkada di Dairi selalu digelar sekitar 6 bulan sebelum masa jabatan bupati berakhir.

Dengan perubahan yang disepakati maka masa pilkada Dairi berubah menjadi November 2024 sehingga diperkirakan akan ada pejabat Bupati di Dairi pada masa lowong menunggu November 2024.

Dikutip dari kompas Ketua KPU Ilham Saputra dalam rapat pleno KPU RI bersama Ketua Komite I Fachrul Razi, Selasa (22/6) menyebutkan Dasar Pertimbangan Pemungutan Suara Sesuai UU No.10 Tahun 2016.

Ilham Saputra dalam rapat Pleno Komite I DPD RI mengatakan bahwa Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, dan DPRD dilaksanakan Dengan Pertimbangan Memberikan waktu yang memadai antara penyelesaian hasil pemilu dan penetapan hasil Pemilu dengan jadwal pencalonan Pemilihan, mengingat salah satu syarat pencalonan Pemilihan adalah hasil Pemilu tahun 2024 berupa jumlah suara atau jumlah kursi di DPRD.

“Memperhatikan beban kerja badan adhoc pada tahapan Pemilu yang beririsan dengan tahapan Pemilihan, agar hari pemungutan suara tidak bertepatan pada kegiatan keagamaan (Bulan Ramadhan), Rekapitulasi Perhitungan Suara tidak bertepatan dengan hari raya Keagamaan (Idul Fitri),” ujarnya.

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi mengatakan bahwa Pemilu dan Pilkada serentak akan dilaksanakan pada 2024. Berdasarkan kesepakatan antara Pemerintah, Komisi II DPR RI, dan KPU pada 3 Juni 2021, Pemilu (Pemilihan Presiden, Anggota DPR RI dan Anggota DPD RI) akan digelar pada 28 Februari 2024 (akan dibahas kembali karena bertepatan dengan Hari Raya Galungan).

Sementara itu  Anggaran KPU TA 2021-2025 sebesar lebih dari Rp86 trilliun. Usulan Anggaran penyelenggaraan Pemilihan serentak Tahun 2024 untuk 33 provinsi dan 508 kabupaten/kota. Dalam rapat pleno Komite I DPD RI dengan KPU RI di Jakarta, pada 22 Juni 2021 disimpulkan bahwa Komite I DPD RI mengapresiasi pemaparan materi KPU RI. Pamaparan ini terkait Persiapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Komite I DPD RI memandang bahwa Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 memiliki kompleksitas permasalahan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, DPD RI mendorong KPU RI untuk melakukan persiapan secara cermat, tepat dan menyeluruh, dengan tetap mengacu peraturan perundangan, mulai dari Pengaturan Jadwal dan Tahapan Pemilihan, Penyusunan Regulasi, Validasi Data Pemilih, Rekrutmen Penyelenggara Pemilihan, Kesiapan Anggaran, sampai dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024.  (Hen)