Peristiwa

Pemuda Bertato Ditangan Gantung Diri di Desa Maju

Korban saat ditemukan tewas gantung diri.

Sidikalang-Dairi Pers : Warga desa Maju Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi geger pada tengah hari mendegar seorang pemuda ditemukan tewas bunuh diri dengan seutas tali di rumahnya. Pria tinggi semampai itu Lamhot Silaban (20) warga Dusun III Adian Koting, Dusun III Adiannangka, Desa Maju, Kecamatan Siempat Nempu, tewas tergantung dengan tali nilon Senin (22/7) jam 13.30 WIB

Warga langsung berhamburan ke rumah duka saat mengetahui peristiwa bunuh diri tersebut. Warga tidak menduga pria yang tergolong ganteng dan tinggi itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali.  Warga yang melihat kejadian itu selanjutnya melaporkan ke Polsek Bunturaja.

Saat ditemukan korban mengenakan baju kemeja biru, dan celana pendek hitam. Rambut korban dicat dengan warga merah sedang pada tangan kanan korban ditemukan ukiran tato

Kapolsek Bunturaja, AKP SP. Siringo-ringo melalui Kasubag Humas Polres Dairi, Ipda Doni Saleh menjelaskan, pada jam 13.30 WIB Polsek Bunturaja menerima laporan adanya seorang laki-laki yang masih remaja tewas bunuh diri dari dalam rumah. Peristiwa penemuan korban pertama kali dilihat adiknya Lastron Nababan (15) pulang dari sekolah.

Diketahui orang tua korban Nelson Silaban saat kejadian tidak berada di rumah, karena sedang pergi ke Kabanjahe, Kabupaten Karo melayat saudaranya yang meninggal dunia.

Polisi Polsek Bunturaja dan tim medis dari Puskesmas Bunturaja langsung menuju TKP dan dilakukan evaskuasi korban dari tali yang menggantung .

Disebutkan Kasubbag Humas Polres Dairi Ipda Doni, saat dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas Polsek dan Puskesmas tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan di tubuh korban. “Kasus tersebut, murni bunuh diri. Karena dari jasad korban ditemukan tanda dan ciri-ciri orang bunuh diri, seperti alat vital korban mengeluarkan sperma, Dubur mengeluarkan tinja, Mulut korban mengeluarkan air liur, Lidah tergigit dan kedua tangan terkepal,”sebut Doni.

Belum diketahui motif dan penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. (Fajar)