Peristiwa

Pemkab Dairi Tercoreng Lagi, Oknum Camat Tolak Teken SKTM Bayi Meninggal

Anggota DPRD Dairi Nasib Sihombing Terima aduan Ayah yang kehilangan Bayinya

Sidikalang- Dairi Pers : Setelah gelombang demo beruntun yang terjadi ke pemkab Dairi. Kini pemkab Dairi kembali di dera perbuatan miris yang diduga dilakukan seorang oknum camat di Dairi. Seorang bayi anak Sihombing dan Rissanna boru Nainggolan (31), penduduk Dusun Panji Porsea, Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara akhirnya meninggal dunia 1 Mei lalu. Orang tua malang itu tidak berhasil mendapatkan tanda tangan Oknum camat yang menyatakan mereka keluarga tidak mampu. Pengakuan orang tua malang itu Oknum camat berinisial NT tersebut meminta surat bukti lunas PBB. Padahal mereka hanya mengontrak rumah.

Anggota DPRD Dairi Nasib Marudur Sihombing yang dikonfirmasi Dairi Pers perihal kejadian yang memalukan pemerintah Eddy Berutu tersebut Rabu (4/5/2021) menguraikan benar seorang warga Sitinjo bermarga Sihombing disela sela LKPJ Bupati Dairi 3 mei 2021 mendatangi DPRD Dairi mengadukan nasibnya. “ Bayinya meninggal dunia di RSU Dairi, Berupaya mendapatkan SKTM dari Camat . Namun tidak berhasil.  Padahal pengakuan orangtua tersebut kalau surat dari kepala desa sudah ada. Namun oknum camat tersebut tetap tidak bergeming harus menunjukkan surat lunas pajak” sebut Ketua Nasdem Dairi tersebut.

Dikatakan Nasib Sihombing pihaknya saat menerima keluhan salah satu warga yang kehilangan anaknya itu langsung menghubungi nomor ponsel oknum Camat berinisial NT. “Langsung saya telepon camatnya. Pertama saya telepon, beliau menyanggupi. Ternyata tidak mau sampai sekarang. Ketika saya telepon empat kali, nggak diangkat lagi, saya telepon, gak aktif lagi. “ sebut Nasib

Nasib Sihombing  menyebutkan tidak ada aturan harus melampirkan bukti pembayaran pajak untuk memperoleh surat keterangan tidak mampu, atau miskin. Jampersal itu diklaim dari APBD ini, diperuntukkan untuk masyarakat miskin. Ini sudah ada tidak mampu dari kepala desa. Camat menandatangani hanya mengetahui . Jadi kalau sudah urusan nyawa sajapun masih begini saya juga bingung mau bilang apa lagi” jelas Nasib Sihombing.

Ketika ditanyakan Dairi Pers komentar Nasib akan sejumlah agenda demo dan masalah  yang terjadi di tahun kedua Pemerintah Eddy Berutu tersebut Anggota DPRD Dairi itu enggan berkomentar. Namun pihaknya hanya ingin berharap dipemerintahan sekarang Bupati Dairi melakukan evaluasi terhadap kinerja PNSnya. Karena bagaimanapun pada ujungnnya Bupati yang menjadi sasaran penilaian rakyat meski mungkin hanya beberapa  oknum ASN saja  yang bermasalah. Namun itu kembali kepada pemimpin Dairi. Kita hanya memberi masukan sebagai legislative. Apapun kesimpulan Bupati tentu beliau yang akan merasakan langsung dampaknya ” jelas Sihombing.

Nasib Sihombing menegaskan sebuah pemerintahan yang mengurusi rakyat  harus dilihat secara komplit. Disamping aturan juga harus memperhatikan etika, moral dan kewajaran. Ini sudah masalah nyawa . Tetapi demikianlah yang terjadi . Kalau  sudah seperti ini tentunya rakyat akan menilai seperti apa pemerintahan Eddy Berutu” jelasnya.

Camat NT Yang coba dikonfrimasi Dairi Pers perihal tindakannya menolak tandatangan SKTM yang berujung meninggalnya bayi dari keluarga tidak mampu Rabu (4/5/2021) via whatsapp tidak bersedia menjawab via WA. Pihaknya meminta lebih baik jumpa. (Hen)