Peristiwa

Pedagang Sidikalang Aksi, Bupati : Tolong Maklumi

Aksi Damai Pedagang Pasar Sidikalang di depan Pintu Masuk Kantor Bupati

Sidikalang-Dairi Pers : Pedagang pasar Sidikalang yang tergabung dalam P3S (Persatuan Pedagang Sidikalang) melakukan aksi Damai di depan kantor Bupati Dairi Senin (26/10). Ratusan pedagang yang melakukan aksi merupakan kali kedua setelah sebelumnya sudah pernah melakukan aksi serupa.  Aksi tersebut bagian dari penolakan sistim sewa di Pusat Pasar Sidikalang.

Ratusan pedagang yang melakukan long march dari depan gedung nasional menuju kantor Bupati tersebut membentangkan spanduk tolak sistim sewa yang diberlakukan PD Pasar Sidikalang. Dikawal mobil lantas polres Dairi  mereka berjalan menggunakan baju warna putih. Sebahagian pedagang mengenakan baju kampanye berlogokan Eddy- Jimmy .

Dalam orasinya di depan pintu masuk kantor Bupati Dairi melalui oratornya menyampaikan sejumlah tuntutan diantaranya menolak sistim sewa yang ditetapkan PD Pasar dan meminta Bupati Dairi Eddy Berutu menemui mereka. Mereka juga beberapa kali mengkritik jargon “Perubahan” yang pernah diucapkan Cabup Eddy Jimmy yang kini menjadi pemimpin di Dairi.

Mereka mengklaim sebahagiannya adalah pemilih Eddy Jimmy pada pilkada silam namun kecewa dengan kebijakan yang telah diberlakukan kepada mereka.  Mereka meminta diperlakukan dengan adil dan meminta Bupati Dairi bias  bertemu mereka.

Sementara itu setelah melakukan sejumlah orasi dan tuntutan di depan pintu masuk kantor Bupati . Para pedagang yang melakukan aksi damai itu dipersilahkan memasuki halaman pendopo kediaman Bupati Dairi.

Bupati Dairi DR Eddy Berutu bersama sekda Leonardus Sihotang, asisten I Johnny Hutasoit serta sejumlah kepala dinas lingkungan pemkab Dairi mendatangi para pedagang. Melalui juru bicaranya pedagang menyampaikan penolakan mereka terhadap kebijakan sistim sewa yang diberlakukan PD Pasar . Mereka menyampaikan permintaan  kepada Bupati untuk pro terhadap mereka sebagai warga Dairi dan warga yang pernah memilih mereka di pilkada silam.

Bupati Dairi DR Eddy Berutu dalam jawabannya menyampaikan kepada pedagang kalau tuntutan pedagang sudah dicatat dan akan dibahas sebaik mungkin . “ saya tidak bias  asal memutuskan tuntutan karena ini berkaitan dengan lembaga dan aturan hukum yang ada. Namun saya berjanji ini akan diselesaikan secara baik. Saya minta pengertian semua pihak hal ini akan kami bahas sesuai birokrasi yang ada” sebut Eddy

Sementara itu pedagang melakukan dialog kembali dan meminta kepastian Bupati akan membahas itu ke lembaga yang ada sehingga menjadi jaminan bagi mereka kalau masalah mereka akan dibahas.  Melalui asisten 1 Johnny hutasoit pemkab Dairi kembali menyampaikan pemakluman karena berkaitan usulan pedagang harus dibahas bersama lembaga legilatif  dan tidak bisa langsung  kepala daerah menyatakan menerima usulan mereka. “ Ada prosedur hukum dan tata birokrasi yang harus kita tempuh untuk usulan ini. Jadi kami mohon pengertian dan pemahaman” sebut  Hutasoit.

Ratusan pedagang akhirnya meninggalkan halaman kantor bupati Dairi setelah Bupati Eddy Berutu menandatangani disposisi kalau surat usulan meraka kan dibahas untuk mencari jalan keluar. Dengan menyanyikan lagu “sorak sorak bergembira” pedagang pusat pasar Sidikalang meninggalkan halaman kantor Bupati. (hen)