Sosial

PB LKP Dilantik, R. Umar Ujung : Kebersamaan Tapi Wajib Junjung Jati Diri Pakpak

PB LKP diapit Forkopimda Dairi

Sidikalang- Dairi Pers : Pelantikan kepengurusan PB LKP (Pengurus Besar Lembaga Kebuyaan Pakpak) berlangsung Senin (16/11) di gedung Nasional Djauli Manik. Dengan menerapkan protocol kesehatan pelantikan pengurus besar yang bertanggung jawab dalam pelestarian budaya Pakpak tersebut berlangsung sukses dengan Ketua Umum Raja Umar Ujung, Ketua Harian Martua Nahampun, sekeretaris Eben Manik dan Bendahara Nurlinda Angkat

Pelantikan ini dihadiri Bupati Dairi DR Eddy Berutu dan Istri Ny Romy Mariani, Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting, Dandim 0206 Dairi Let Kol  Adietya Y Nurtono , ketuya PN Sidikalang Kajari Dairi dan DPRD Dairi.

Pelantikan kepengurusan PB LKP ini ditandai dengan penerimaan dan pengibaran Pataka PB LKP dari Penasehat dan Pembina.

Ketua PB LKP Dairi Raja Umar Ujung dalam sambutannya menyebutkan hasil penelusuran sejarah dan penjelasan para orang tua  akibat penjajahan Belanda budaya Pakpak memasuki masa masa kelam ada upa pemusnahan budaya Pakpak secara sistematis.sehingga berdampak termarjinalkan. Banyak tokoh ditangkap dan sejumlah sejarah dan benda benda bersejarah Pakpak dimusnahkan dan hilang.  

Dalam jangka Panjangnya transpormasi budaya dan adat istiadat tidak berjalan dengan baik kepada generasi muda dan penerus. Akibat lanjutannya ada sebahagian sukuPakpak kehilangan Jati diri  bahkan banyak yang tidak mengakui latar belakangnya sebagai suku Pakpak . Hal itu berdampak secara individu dan sumberdaya manusia Pakpak itu sendiri tertinggal dibanding suku lain.

Pakpak sebagai suku yang terdiri dari 5 suak sesungguhnya satu kesatuan yang harus mampou bersaing dengan suku lain. Pengembangan dan pelestarian budaya dan adat istiadat telah dijamin UU dan peraturan sehingga Suku Pakpak harus bangkit, bersatu dan saling menghargai mengejar ketertinggalan yang ada, sebut Umar.

Kebersamaan & Jati Diri

Usia pelantikan secara terpisah ketua Umum PB LKP Dairi yang diwawancarai Dairi Pers di kantor sekretariatnya Selasa (17/11) menyebutkan menjadi kewajiban seluruh orang Pakpak maupun suku lain yang mengakui Pakpak untuk menghargai dan melestariskan budaya dna adat istiadat Pakpak. “ Tidak banyak yang kami minta ditengah keberagaman warga di Dairi yakni menghormati dan mengakui kebudayaan kami. Mari jadikan Dairi rumah bersama dengan tetap menempatkan posisi masing masing sesuai aturan dan adat istiadat yang ada . Karena bagaimana juga dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung, Sebutnya.

R. Umar Ujung menyebutkan sangat bangga dan mensyukuri keberagaman warga di Dairi baik dari suku dan Agama yang bisa menjadi kekuatan Dairi dalam membangun khususnya membantu pemkab Dairi mengujudkan Dairi Unggul.

Namun demikiankan dikatakan Umar Ujung bagi siapaun suku Pakpak dan dimanapun berada ada tugas mulia sekaligus menjadi tanggung jawab untuk melestarikan, menjaga dan pengawal bagi identitas Pakpak itu sendiri karena sesungguhnya “mari banga penjadi Pakpak”, jelas Umar.

Mitra Semua Pihak

Sementara itu ketua Harian Martua Nahampun didampingi Sekjend Eben Manik menyebutkan sebagai lembaga penjaga budaya maka PB LKP menjadi mitra dan sahabat semua pihak keluar dan fungsi ke dalam sebagai penjaga, pengkaji , melestarikan dan pengembangan budaya Pakpak itu sendiri.

“kita sangat menghargai kebhinnekaan dan menyadari betul ibarat taman bunga dengan bunga warna warni akan sejuk dipandang mata dan hati menjadi nyaman. “Atas dasar itu kita mitra semua pihak dalam pelestarian budaya Pakpak. Sejumlah upaya sudah dan akan kita lakukan berupa pelestarian bahasa Pakpak di sekolah melalui muatan local. Even even budaya dan kegiatan lainnya berkaitan budaya Pakpak. Mari menghargai perbedaan dalam nuansa kebersamaan sehingga Dairi tetap menjadi negeri ter aman di Sumut. Melakukan itu sama dengan membantu pemerintah dalam pembangunan, sebut Martua (hen)