Lokal

Partangiangan Punguan Borsak , Bupati Dairi : Heterogen Itu Kekuatan

Bupati Dairi dan Ibu hadiri Partangiangan Borsak Bimbinan Hutasoit

Sidikalang- Dairi Pers : Bupati Dairi  DR Eddy Berutu bersama Ibu Ny. Romy Mariani Eddy Berutu menghadiri  perayaan ulang tahun sekaligus pesta partangiangan punguan Borsak Bimbinan Hutasoit  di Sopo Godang HKBP 1 Sidikalang  Jumat (22/11) .  Perbedaan dan keberagaman adalah anugerah “Keberagaman dari perbedaan itu bukan menjadi batas atau membatasi persatuan kita yang ada, tetapi menjadi suatu kekuatan untuk meneguhkan perbedaan dan keberagaman kita dalam Bhineka Tunggal”

Demikian sambutan Bupati DR Eddy Berutu di depan ribuan punguan Borsak . Partangiangan ini dihadiri  punguan Borsak serta pengurus punguan Borsak Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat dan Punguan Borsak  Kota Sumbul Salam.

Diktakan Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan dengan adanya kegiatan perayaan uang tahun punguan Borsak ini, semakin mengikat kekompakan, rasa persaudaraan, kerukunan dan kebersamaan masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Dairi yang tercermin dari semangat untuk membantu Pemerintah 3 Kabupaten/ Kota, khususnya Kabupaten Dairi untuk mewujudkan visi – misi masing – masing Pemerintah.

Dikatakan  Kabupaten Dairi yang masyarakatnya majemuk terasa  masalah yang semakin sulit dari hari ke hari, akibat dari perubahan zaman, perubahan iklim, generasi millennial, sehingga kita menghadapi berbagai perubahan tersebut yang menyulitkan kita, tapi kita dapat mengatasinya dengan lebih mudah karena keberagaman tersebut.    Kebergaman tersebutah yang menjadi kekuatan untuk Bangsa Indonesia membangun Negeri yang kita cintai ini, jelasnya.

Dikatakan  kedamaian merupakan unsur mutlak yang harus ada di dalam hati, di dalam keluarga kita, di lingkungan maupun dimana saja  berada. Kedamaian adalah akhir dari upaya kita dalam menjalani hidup yang ditugaskan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Dikatakan Bupati  saat ini masyarakat Provinsi Sumatera Utara khususnya Kabupaten Dairi sedang mengalami kesulitan yaitu banyaknya ternak babi yang mati, disebabkan oleh penyakit yang datang mendadak. “Pemkab Dairi dengan Pemprov Sumatera Utara beserta Pemerintah Pusat, bersepakat untuk memerangi penyakit yang mengakibatkan kerugian bagi peternak babi. Itu dilakukan karena peternakan babi merupakan sumber kehidupan masyarakat batak.”  Berikutnya banyak kegiatan masyarakat Batak yang menggunakan babi sebagai jembatan untuk menjalin persaudaraan. Oleh karena itu, Bupati mengatakan Pemerintah bekerja keras untuk menyelesaikan masalah yang terjadi tersebut dan mecari jalan keluar kedepan.

Sementara itu di bidang pertanian, 78 % masyarakat Kabupaten Dairi berprofesi sebagai petani. Pemerintah telah menyiapkan Kartu Tani Nasional kepada petani yang bergabung dengan kelompok tani, dengan tujuan dapat menebus pupuk bersubsidi saat ini dan di masa yang akan datang. Kartu tani ini sebagai sarana untuk transaksi memperoleh pupuk bersubsidi. Pupuk bersubsidi tersebut kedepannya hanya dapat diperoleh dengan menggunakan kartu tani nasional.

Pemerintah Kabupaten Dairi bersama dengan BNI sudah meluncurkan fasilitas yang dapat diperoleh dengan menggunakan Kartu Tani Nasional, yaitu kredit usaha rakyat ( KUR ).”  Kedepan secara bertahap, akan ada fasilitas kredit yang disediakan oleh BNI dengan bunga kredit 7 % tanpa agunan. Khusus untuk pengguna kartu tani Nasional, tidak memerlukan agunan sehingga dapat digunakan sebagai alternatif, Pungkasnya (Ipen)