Kriminal

Oknum PNS “Enak Enak” di Hotel, Istri & Selingkuhan Jambak Jambakan

ilustrasi

Medan- Dairi Pers : MY seorang bendara di kantor kecamatan Medan polonia dipermalukan habis oleh oistrinya setelah video penggerebekan dirinya dan selingkuhan tersbar luas  di medsos.  Pria yang berpropesi sebagai ASN itu tengah enak enak di hotel langsung digrebek istrinya bersama bayi yang dibawanya.

Dalam rekaman video  tampak sang istri NI berteriak histeris hingga tiduran di lantai melihat suaminya MY bersama perempuan selingkuhan berinisial JH dalam kamar hotel.

“Astagfirullah Ardi. Ardi, tega kau Ardi astagfirullah,” ucap NI dalam video tersebut.

Dia kemudian mendekati perempuan selingkuhan yang duduk di atas ranjang hotel. Namun suami MY terus memegangi NI dan menahannya.

“Kau jangan bela dia, tega sekali kau Ardi,” kata NI sambil berupaya menjambak rambut JH.

Dalam situasi ketegangan tersebut tiba-tiba terdengar suara bayi menangis kencang dari arah perekam video. Tangisan bayi semakin kencang saat NI menjambak rambut JH dan MY berada di tengah keduanya di atas ranjang.

NI istri mengadu ke polda

Kemudian dalam rekaman muncul perempuan lain ditengarai pegawai hotel yang coba menengahi keributan. Dia meminta NI untuk tenang dan tidak membuat keributan.

“Aku gak sanggup seperti ini. Aku istrinya, ini suamiku tiga anak,” kata NI kepada pegawai hotel tersebut.

NI kemudian mencoba mendekati JH. Namun kali ini, JH yang sedang mengatur rambut tak hanya diam dan coba melawan. Keduanya nyaris jambak-jambakan rambut hingga akhirnya dapat dilerai.

“Kau tanya laki kau. Kau kira aku takut sama kau,” kata gadis selingkuhan tersebut.

NI mengaku sudah geram dan jengkel. Karena setelah kejadian penggerebekan tersebut, selingkuhan suaminya semakin berani bahkan sampai mengirimkan video mesum.

“Saya sudah berulang kali coba memaafkan kesalahan suami saya, tapi saya tak terima dikirimi video mesum mereka. Selingkuhan itu bahkan meminta saya menceraikan suami,” katanya.

Dia meminta Camat Medan Polonia selaku pimpinan menindak MY atas perselingkuhan yang tidak patut dicontoh sebagai seorang PNS.

“Saya juga sudah melapor ke polisi agar perempuan itu ditindak karena telah merusak rumah tangga saya,” katanya.

NI  menjelaskan bahwa suaminya tersebut bernama MY dan wanita selingkuhanya tersebut bernama Jes. Jes sendiri diketahui berpropesi sebagai pegawai di salah satu minimarket.

 Nurul ditemani pengacaranya Hans Silalahi SH, MH menuju kantor polisi Polda Sumatera Utara guna melaporkan suami dan selingkuhannya.“Saya sudah 9 hari pisah rumah sama suami saya. Selama berumah tangga dengan suami, kami udah dikarunia 3 orang anak, dan sebulan saya cuma dikasih uang sebesar Rp.1.800.000. Selama berumah tangga saya tak tau berapa besar gaji suami,” ucap NI. (Hen)