Peristiwa

ODP Corona Warga Dairi Dirujuk ke Adam Malik Medan

JT warga Dairi Diduga Suspect Corona Dirujuk ke Medan

Sidikalang- Dairi Pers : JP (40) salah seorang TKI Malaysia asal Dairi yang kembali  5 hari lalu ke Sidikalang menjadi ODP (Orang Dalam Pemantauan) virus Corona. JP dirujuk RSUD Dairi ke RS Adam Malik Medan selasa (17/3) malam . Wanita yang menjadi TKI dinegeri jiran itu khawatir hingga memeriksaan diri ke puskesmas sekembalinya dari Malaysia.

Plt kepala dinas Kesehatan Dairi Jonni Hutasoit menjelaskan terhadap JP  Hasil pemeriksaan medisnya , suhu pasien 35,8 Celcius, tensi 110/80. Pengakuan pasien sakit ditenggorokan saat menelan ludah. Secara medis bila ada orang yang mengeluhkan seperti itu maka tahapannya dilakukan pemeriksaan gejala kesehatan, seperti naiknya suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius.

“Kalau gejala demamnya tidak ada mengarah kesana, karena belum mencapai ke 38 derajat celcius lebih. Hanya gejala batuk biasa, tapi karena pasien ketakutan jadi perlu ditangani secara medis . Pasien sedang dilakukan pemantauan secara intensif,” kata Jonni.

Namun demikian sesuai perkembangan dari hasil pemantauan JP yang diketahui berdomisili di  bandar selamat, Kecamatan Sidikalang, kabupaten Dairi itu akhirnya dirujuk ke RS Adam  Malik Medan sebagai rumah sakit yang ditunjuk pemerintah merawat suspect corona dan positip corona.

Dalam pemberangkatan JP dipandu langsung sekda Dairi Leonardus Sihotang, PLT Kadis Kesehatan Dairi Jonni Hutasoit, Plt Dirut RSU Charles Bantjin serta sejumlah medis RSU Dairi. Kepada Dairi Pers Sekda Leonardus Sihotang menyebutkan karena  RSU Dairi bukan salah satu rumah sakit yang ditunjuk pemerintah dalam penanganan  Covid-19 maka pasien JT dirujuk ke RS Adam  malik medan.

Dikatakan hingga keberangkatan tadi malam belum diketahui apakah warga Dairi itu positif terserang Covid-19. Dari ciri ciri yang diderita pasien dan  untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan maka JT secepatnya dirujuk ke rumah sakit khusus menangani Corona, sebutnya.

Dari Vidio yang didapatkan Dairi Pers terlihat sopir dan perawat pendamping calon pasien JT tersebut lengkap menggunakan baju dan masker pelindung. Sementara itu JT yang terbaring di mobil ambulance juga lengkap dengan masker. (Hen)