Peristiwa

ODP Corona Dairi 32 Orang

Satgas Corona Dairi

Sidikalang- Dairi Pers : ODP ( Orang Dalam Pemantauan) virus Covid- 19 di Dairi sebanyak 32 orang. Mereka tersebar di 9 kecamatan di Dairi. Umumnya mereka pulang dari  daerah yang terkena virus Corona seperti jakarta, medan dan daerah lain  yang terkena endemik corona , dan  TKI negeri tetangga yang kembali ke Dairi. ‘ Mereka sudah kita jumpai dan periksa belum ada memang gejala klinis sekaitan Corona”

Demikian Satgas  penanggulangan Covid -19 Dairi  plt Kadis kesehatan Dairi  Jonni Hutasoit melalui juru bicara tim satgas penanggulangan corona Dairi dr Damanik sabtu (21/3). Dikatakan ke 32 ODP itu berada di kecamatan siempat Nempu hulu, Siempat Nempu, gunung sitember , Silima Pungga pungga, Sidikalang, Berampu, Sitinjo, Tigalingga dan Sumbul.

Dikatakan Damanik jajaran kesehatan pemkab Dairi terus melakukan monitoring melibatkan puskemas, pustu dan kerjasama dengan kepala desa guna memantau mobilitas waga yang masuk ke daeahnya  masing masing  “ Kita diperintahkan Bupati Dairi standby untuk kasus ini, Setiap perkembangan harus tercatat, dilaporkan dan dicover. Disisi lain kita juga diperintahkan beliau untuk melakukan sosialisi dan memberikan edukasi akan Covid-19 berserta istilah istilahnya sehingga warga tidak panik” jelasnya.

Dikatakan Damanik arti ODP yakni orang orang yang dipantau oleh satgas lawan corona yang baru kembali ke Dairi dari daerah endemik. Tujuannya agar warga tersebut dapat diketahui perkembangannya keseharannya  minimal 14 hari setelah tiba di Dairi. “ Masa inkubasi virus ini 14 hari maka warga yang kembali ke Dairi selama 14 hari kita pantau. Sementara PDP (Pasien Dalam Pemantauan) artinya seseorang yang sudah terlihat gejala klinisnya berupa batuk batuk, gangguan pernafasan  serta suhu tubuh tinggi diatas normal . Jadi di Dairi masih  ODP saja” sebutnya.

Dr Damanik menyebutkan pihak pemkab Dairi setelah arahan Bupati dalam putusan  bersama Forkopimda telah melakukan sejumlah kegiatan penyemprotan disinfektan disejumlah tempat umum seperti lembaga pemasyarakatan, pusat pasar Sidikalng, Kantor Bupati dan sebagian perkantoran lingkungan pemkab Dairi.

Disamping itu juga melakukan sosialisiai penggunaan  sanitizer dan pola hidup sehat (PHS) kepada masyarakat dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Damanik menyampaikan perlunya kerjasama semua pihak, dukungan masyarakat guna menghambat penyebaran virus corona. Menghindari tempat tempat keramaian,  menjaga jarak (Sosial distancing), serta mengurangi kontak fisik. Beberapa cara yang dapat menghambat virus corona, sebutnya. (Hen)