Seleb

Memukau di Epiwalk Jakarta, Ini Vidio Fashion Show Karya “ Inang Inang” Silahi Sabungan

Ketua Dekranasda Dairi NY Romy Mariani

Jakarta- Dairi Pers : Ketua Dekranasda Dairi Ny Romy Mariani Eddy Berutu menjadi pusat perhatian di saat menjadi pembicara dalam acara Next Generousion bertema Eco Fashion Indonesia. “the first Lady Dairi” itu tampil dengan desain baju hitam dengan ulos tenunan Silahi Sabungan menjadi perhatian karena mengangkat tenun dan pakaian yang ramah lingkungan.  Textil ramah lingkungan menjadi tren di eropah. Peluang ini juga yang dilihat istri Bupati Dairi itu untuk mengangkat tenunan hasil karya ibu ibu penenun pantai silahi sabungan, Dairi.

Eco Fashion yang digelar di Epiwalk 2 dan 3 Nopember itu terbagi dalam dua acara yakni talk show Fashion dan Fashion show. Dalam talk show yang digelar ketua dekranasda Dairi Ny Romy Mariani memaparkan tenunan ulos silahi sabungan dan kisah bagaimana pihak dekranasda Dairi berupaya mengangkat kerajinan ibu ibu pinggiran pantai danau toba itu ke kancah internasional.

Dalam kesempatan itu  Ny Romy Marini menguraikan kabupaten Dairi dan potensi yang dimiliki . Terkhusus usaha tenunan ulos silahi sabungan diterangkan  kondisi usaha dan kehidupan  sederhana ibu ibu pinggiran danau toba melakukan tenun dengan manual. “ Kita melihat ini potensi, ini karya dan ini peluang maka kita bekerjasama dan dibantu oleh Inalum hingga kita bawa karya mereka ke internasional” sebutnya dalam talk show.

Tenun ramah lingkungan ini dengan warna alami yang didapat dari menggabungkan kunyit dan jeruk purut untuk membuat warna kuning yang tidak terlalu mencolok pada kain ulos.

“Jadi kita pakai kunyit untuk pewarnanya. Tapi kan itu akan kuning sekali warnanya jadi kita gabug dengan jeruk purut, sehingga warnanya jadi seperti ini,” kata Ny. Romy  Mariani

Demikian untuk mendapatkan warna gelap, bisa didapat dari dedaunan mau hitam pakai daun ketapang, kalau biru pakai tayub, jadi pakai pewarna alam yang juga ada disekitar danau toba, tambahnya.

Disebutkan Kalau yang eco fashion ini satu penenun bisa selesaikan dua hari, lebih cepat memang. Kalau ulos yang biasanya lebih lama. Disamping itu Ulos yang dibuat dengan eco fashion tersebut lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan pewarna tekstil yang bisa mencemari sungai sekitar.

“Kita mulai mengarah ke eco fashion dan ramah lingkungan, jadi lebih manusiawi . Karena kalau saya lihat pewarna ulos itu bisa mencemarkan air di sekitar kita” jelasnya.

Dalam acara fashion show di Epiwalk para peragawati dan peragawan tampi modis dengan tenun hasil karya ibu ibu silahi sabungan . Acara ini mendapat aplaus luas dari pengunjung juga sejumlah besar para perantau Dairi di pulau jawa. “ Kita bersyukur atas suksesnya acara ini, terimakasih kepada semua pihak yang sudah berperan dan utamanya kita berharap dengan upaya ini tenunan silahi sabungan go internasional sehingga kesejahteraan masyarakat khususnya pengrajin ulos akan meningkat “ pungkasnya. (hen)