Peristiwa

Medis Berampu Positif Covid, Yankes Rutin Dialihkan

Bupati Dairi DR Eddy Berutu

Sidikalang- Dairi Pers : satu orang tenaga medis wilayah kerja puskesmas Berampu dinyatakan psoitif Covid-19 . Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19  Dairi sementara melanglihkan pelayanan kesehatan rutin ke poskesdes yang ada di kecamatan itu . Yang ditangani kini hanya persalinan dan rujukan .

Staf medis yang terpapar  EM (42) berdasarkan RT-PCR Cov-2 dinyatakan terkonfirmasi positif. EM saat ini menjalani perawatan dan isolasi di Rumah Sakit Bunda Thamrin, Medan. Dari penulusuran yang dilakukan Satgas yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Medan pada tanggal 29 Agustus 2020 dan mengaku pernah kontak erat dengan seorang kerabat yang belakangan diketahui terkonfirmasi positif.

Pasca diketahuinya salah seorang medis terparar Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid19 Kabupaten Dairi S. Charles L. Bantjin, ST. MAP. Mengatakan telah diambil langkah  pemantauan terhadap semua staf Puskesmas.   penyemprotan disinfektan di lingkungan Puskesmas Berampu, melakukan tracing dan rapid test terhadap orang-orang yang diduga kuat telah kontak erat dengan pasien Covid-19 EM.

Langkah selanjutnya  waktu operasional Puskesmas Berampu dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan terdekat juga dilakukan. “Saat ini sampai waktu yang akan ditetapkan kemudian bahwa pelayanan Puskesmas Berampu hanya untuk pelayanan persalinan dan pelayanan surat rujukan. Pelayanan kesehatan rutin akan dilayani di fasilitas kesehatan desa (Poskesdes), Puskesmas Kentara dan Puskesmas Huta Rakyat. Bapak Bupati Dr. Eddy Berutu sangat concern sehingga mengarahkan Satgas dapat bertindak cepat”, sebut Charles.

Bupati Dairi Dr. Eddy Ate Berutu memeerintahkan Dinas Kesehatan untuk lakukan pemetaan SDM/tenaga medis sehingga yang ada kontak erat dapat melakukan isolasi ketat dan lakukan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan terdekat. Pelayanan masyarakat jangan terganggu, namun kesehatan tenaga medis dan lingkungan juga yang utama.

Kepada  masyarakat Dairi  Bupati menghimbau agar ttenang dan tetap patuh menjalankan protokol kesehatan. Warga diharapkan tidak lupa gunakan masker, menjaga jarak interaksi 1-2 meter, cuci tangan dengan sabun pada air mengalir.

“Kita belum punya vaksin untuk saat ini, namun perubahan perilaku berbasis protokol kesehatan merupakan standar utama agar kita aman dari Covid-19 seraya beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kita perlu meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan protokol kesehatan secara konsisten ketika melakukan kegiatan di luar rumah,” sebutnya

Eddy meminta  seluruh elemen masyarakat Dairi terutama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa dan para pihak lainnya untuk tetap memberikan penekanan yang berulang terkait pentingnya protokol kesehatan untuk mencegah sekaligus mengendalikan penularan Covid-19. (Erikson Sirait)