Peristiwa

Masuk Dairi Periksa KTP, Cek Kesehatan & Semprot Kendaraan

Fasilitas Penyemprotan Kendaraan di Lae Pondom

Sidikalang-Dairi Pers :  Terhitung sejak selasa (31/3) pemkab Dairi memberlakukan pemeriksaan ketat terhadap kendaraan dan penumpang masuk dan keluar dari  Dairi. Penumpang yang datang diwajibkan mendata diri dengan menunjukkan KTP selanjutnya dicek kesehatan dan kendaraan wajib menjalani penyemprotan disinfektan. Langkah ini diambil guna pencegahan virus corona masuk ke Dairi. Pemberlakuan fasilitas ini dimulai hari selasa di simpang lae pondom, kecamatan sumbul  kabupaten Dairi selasa (31/3) yang dihadiri langsung Bupati DR Eddy Berutu , Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang, Dandim 0206 Dairi Letkol. Arh. Hadi Purwanto ketua Pengadilan Ledis Mariana Bakara,SH,MH, Kajari Dairi Syahrul Juaksha Subuki,dan unsur pimpinan DPRD Dairi Halvensius Tondang.

Juru Bicara Penanganan Covid19 Kabupaten Dairi dr. Edison Damanik menjelaskan Posko terpadu ini akan melakukan Pemeriksaan kendaraan penumpang dan Barang, Kendaraan Wajib Disemprot Desinfektan di  Ruangan yang sudah berdiri  Untuk Penyemprotan kendaraan .

Masyarakat yang memasuki Dairi juga wajib diperiksa di ruangan  Pemeriksaan Kesehatan. Dengan melaporkan  Data diri di posko ini menyertakan KTP Atau Tanda Pengenal lain.

Sementara itu untuk pelayanan medis di posko terpadu ini dilakukan personil Puskesmas Silalahi dan Puskesmas Sumbul . Tugasnya  Memeriksa Kesehatan para penumpang dan Supir. Bagi penumpang atau supir yang dicurigai maka akan langsung dirawat diruang isolasi selanjutnya  dikirimkan ke RSU .  Posko Terpadu ini juga dibantu oleh TNI dan Polri . Bagi relawan yang ingin membantu juga diperbolehkan namun lebih dahulu berkordinasi dengan Tim penanggulangan Covid-19.

Sementara itu Bupati Dairi DR Eddy Keleng Ate Berutu  menyampaikan penerapan posko terpadu tersebut untuk pencegahan Covid -19 masuk Dairi . Posko  akan dapat  menjadi filter awal masuk ke Dairi . “  kita ingin antisipasi saudara saudara kita  yang tinggal di Dairi dari warga yang masuk  ke Dairi.  Pos terpadu ini dilengkapi tenaga medis, fasilitas pemeriksaan kesehatan  serta ruang isolasi . Dengan cara ini diharapkan penanggulangan virus lebih efektif  dan sejak dini orang masuk Dairi sudah di deteksi.

Dikatakan DR Eddy Berutu pemberlakukan posko terpadu ini untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat Dairi. Posko ini akan dijaga 24 jam dan melayani semua kendaraan masuk ke luar dari Dairi. Lae Pondom dipilih sebagai lokasi pos terpadu kerena posisi strategis jalan utama masuk ke Dairi.

Dengan fasilitas ini diharapkan warga Dairi nyaman  terhadap pendatang karena sejak masuk sudah terdata dan pemeriksaan kesehatan awal.  Disebutkan memang dengan layanan ini akan terasa kurang nyaman namun mengingat penyebaran virus Corona yang masih terus terjadi maka penjagaan dan meminimalisir kemungkinan orang yang mausk Dairi  terinfeksi Corona sudah dapat terdeteksi.

Bupati Dairi meminta semua pihak ikut mendukung baik ormas, okp kelompok masyarakat sehingga keberadaan posko terpadu ini akan memberikan hasil maksimal dalam deteksi awal penyebaran corona.

DR Eddy berpesan semua terus bergotong royong dan bersama melakukan perlawanan terhadap Corona. Cepat  tanggap akan orang yang masuk ke desa masing masing serta menjaga pola hidup sehat, Sosial distancing  dan memilih dirumah saja. (Hen)