Kriminal

Mama Muda Tenangkan Diri di Penginapan, Suami Langsung KDRT

tersangak yang aniaya Mama Muda

Palembang- Dairi Pers :  Mungkin mendengar seorang wanita apalagi berstatus itri menginap di hotel akan membuat suami naik darah. Meski dengan alasan apapun sepertinya dengan seorang istri berada di penginapan akan membuat suami emosi, Demikian PA (25) seorang ibu muda berniat menenangkan diri di sebuah penginapan. Namun, tiba-tiba suaminya, RAP (41) datang dan langsung melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Lantaran tak terima, warga Kelurahan Sialang Kecamatan Sako Palembang ini, melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (12/10).

 Di hadapan petugas yang memeriksanya, PA mengatakan peristiwa penganiayaan KDRT yang dialaminya terjadi pada Minggu (26/9) lalu.

 Ia dianiaya suaminya di sebuah penginapan di jalan Gresik Kecamatan Kemuning Palembang.

“Saya lagi berada dalam kamar sendirian dan ingin menenangkan diri, tiba-tiba suami saya datang dan langsung memukuli badan saya pakai tangan kosong, diperut, tangan dan kaki, dan saya tidak tahu alasanya apa,” kata perempuan berambut panjang ini.

Akibat kejadian tersebut, korban sempat mengalami trauma dan sakit berat, dan baru sekarang membuat Laporan Polisi.

“Sebelum membuat LP ini, saya masih menunggu itikat baik dari suami saya. Namun, dikarenakan tidak ada, sehingga saya putuskan untuk membuat LP,” jelas PA.

 Sedangkan di tempat yang sama, kuasa hukum korban Ridho Junaidi mengatakan, penganiayaan KDRT yang dialami korban diduga terlapor tidak senang karena korban pergi malam.

“Namun, pada kenyataannya itu tidak benar apa yang dituduhkan terlapor kepada korban. Hal KDRT yang dilakukan oleh terlapor itu juga ternyata sudah berulang kali dilakukannya kepada korban, namun selalu berdamai.”

“Tapi untuk kesekian kali ini, korban sudah tidak bisa terima, dan membuat laporan,” jelas Ridho.

Sementara itu Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana KDRT.

“Laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang selanjutnya laporan korban ditindaklanjuti unit Reskrim Polrestabes Palembang,” tutupnya.  (Hen)