Peristiwa

Longsor Jalan Saluksuk -Tiga Baru Hingga 38 Meter

Longsoran Jalan Saluksuk-Tigabaru

Sidikalang-Dairi Pers : Curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan longsor badan jalan yang menghubungkan Desa tanjung Saluksuk menuju Tigabaru minggu (15/8/2021) kini telah mencapai 38 meter. Demikian disampaikan Sinaga staf Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) saat berkonsultasi kepada kadis PUPR Dairi Anggara Sinurat, ST Senin (16/8/2021).

Disebutkan jika jalan longsor tersebut akibat curah hujan tinggi dalam tiga hari berturut turut. Kondisi tersebut membuat badan jalan ikut amblas lebih dari separuhnya. Longsoran awal sekitar 20 an meter. Namun guyuran hujan yang tidak henti hentinya membuat longsoran hingga 38 meter.

Anggara Sinurat menyebutkan bersama BPBD Dairi telah berkordinasi dan minggu sore usai longsor alat berat PUPR sudah langsung dikirim ke lokasi Longsoran. “ Kita upayakan untuk membuka jalan disamping longsoran sehingga dapat dilalaui transprotasi meski berbentuk darurat. Karena bahu jalan amblas maka satu satunya cara yang cepat mengikis dinding tebing disampingnya sehingga sementara dapat menjadi alternative” sebut Anggara.

Jalan Saluksuk -Tiga Baru merupakan jalur tercepat dan jalur utama hingga ke Sumbul Pegagan. Untuk sementara penduduk Saluksuk yang akan menuju sumbul harus mengitari jalan melalui desa Simartugan kecamatan Pegagan hilir. Melalui jalur ini warga harus menambah waktu tempuh sekitar 45 menit.

Sementara itu infromasi yang diperoleh Dairi pers menyebutkan sebenarnya daerah longsor ini sebelumnya sudah masuk dalam proyek BPBD tahun 2021 untuk perbaikan. Namun hujan deras yang mengguyur Tigabaru selama tiga hari membuat lokasi menjadi longsor dan nyaris putus total.

Diperkirakan dengan longsoran yang terjadi anggaran untuk perbaikan sebelumnya yang telah ditampung sudah tidak memadai lagi dengan besarnya longsoran yang terjadi. (Hen)