Kriminal

Listrik Grosir Istri Kades Pegagan Julu 5 “Nebeng” Kantor Kades Diputus PLN

kantor Kades Pegagan Julu V dan toko milik istri disampingnya.

Sidikalang- Dairi Pers : Satu demi satu “kebobrokan” pengelolaan desa Pegagan Julu V kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi terus terbongkar. Senin (20/1) Petugas Penertipan Pemakaian Tenaga Listrik(P2TL) PLN terpaksa memutus arus listrik ke kantor kepala desa Pegagan julu V karena terbukti melakukan pelanggaran yang mempengaruhi batas daya dengan Kwh terpasang namun pembatas tidak ada pada  KWh atau bahasa populernya pencurian arus listrik. Ironisnyanya aliran listrik kantor kepala desa justru digunakan salah satu toko grosir disampingnya. Belakangan diketahui kalau grosir tersebut milik istri oknum kades kepala desa Pegagan Julu V Sabar Situmorang.

P2TL PLN  yang melakukan pemutusan arus listrik  dilakukan Regu satu Teguh Sitepu bersama Roheppi  Silalahi. Disebutkan pemutusan arus oleh P2TL atas surat perintah PLN yang sebelumnya mendapat masukan dari masyarakat akan dugaan terjadinya pencurian arus listrik dari kantor kepala desa pegagan Julu V.

Pantauan Dairi Pers saat mengikuti penindakan PLN ini petugas P2TL Teguh Sitepu beberapa kali menghubungi nomor ponsel kepala desa sabar Situmorang. Namun tidak tersambung. Sementara meski masih jam 14.00 Wib tak satupun perangkat desa berada ditempat.

Sehubungan pemutusan aliran listrik harus ada saksi terpaksa P2TL mencarikan saksi yakni br Sianturi yang mempunyai grosir persis di samping kantor kapala desa. Belakangan diketahui kalau boru Sianturi adalah istri kepala desa Sabar Situmorang.

P2TL PLN langsung memutus aliran listrik dan mengevakuasi  meteran listrik untuk dibawa ke PLN ranting Sidikalang. Namun sorenya oknum istri kepala desa ini sudah hadir di PLN Sidikalang guna menyelesaikan permasalahan pencurian arus tersebut.

Sementara itu dari infromasi yang diperoleh Dairi Pers menyebutkan kemungkinan besar aksi pencurian arus dari kantor kepala desa ini sudah berlangsung lama sekitar satu tahunan. Diduga kuat selama ini pemakaian arus istrik untuk toko grosir milik istri kepala desa justru ditanggung dana desa.

Dairi Pers yang coba mengkonfirmasikan masalah itu kepada kepala desa Sabar Situmorang tidak berhasil, Nomor ponsel yang dihubungi tidak aktif. Sementara untuk menanyakan masalah itu keperangkat desa sama sekali tidak ada di kantor kepala desa.  (Rait/agam)

def