Bisnis

Kopi Dairi Dipatenkan ,Bupati Serahkan Sertifikat Indikasi Geografis

Bupati Dairi atas nama Menkumham RI menyerahkan sertifikat Indikasi Geografis

Sidikalang- Dairi Pers : Kado istimewa untuk petani kopi Dairi dari Menkumham di HUT Dairi ke 72 dengan menyerahkan sertifikat Indikasi Geografis kepada pengusaha kopi Dairi diwakili pengusaha kopi Tanpak Sabilal Rasyad Maha. Sertifikat seperti hak p[aten ini diserahkan langsung Bupati Dairi DR Eddy Berutu bertepatan HUT Dairi 1 oktober di Stadion Sidikalang.

Bupati Dairi menyampaikan dengan sertifikat Indikasi Geografis tersebut maka akan ada perlindungan atas kopi yang diproduksi, dapat menjamin keaslian produk yang dapat menigkatkan pendapatan dan keuntungan bagi produsen kopi.

Komitmen pemkab Dairi mengembalikan kejayaan kopi sidikalang dengan cara mendaftarkan Indikasi Geografis ke Kementerian Hukum danHAM Republik Indonesia. Maka  pasar untuk Kopi asal Kabupaten  Dairi akan terbuka lebih luas, sehingga dapat menarik investasi dan kerjasama dengan berbagai pihak. Investasi dan kerjasama bisnis yang diharapkan, antara lain kepentingan kapasitas para pelaku kopi dari hulu hingga hilir atau mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran.

Dikatakan DR Eddy sesungguhnya selama ini kopi Sidikalang tetap jaya namun dimanfaatkan daerah lain . Jadi sepertinya lembu punya susu namun kerbau punya nama” sebutnya. Pemkab Dairi bertekad mengembalikan kejayaan itu dan kopi menjadi primadona dan bisa menjadi sumber kesejahteraan bagi petani kopi Dairi, sebutnya.

Kopi kita tidka pernah kalang bersaing dari kopi daerah lain. Bahkan kopi Dairi sudah terkenal karena memiliki cita rasa tinggi  dan spesifik yang disukai pasaran dunia. . “Untuk itu saya undang seluruh masyarakat Kabupaten Dairi petani maupun penggiat kopi, mari kita satukan langkah kita pastikan kopi Sidikalang kita mendunia” sebutnya yang disambut tepuk tangan para pengujung yang hadir dalam perayaan HUT Dairi ke 72 tersebut.

Boleh jadi ibu ibu petani kopi di desa desa “mardemban” dan menggunakan sarung sambil mengurusi kopi. Namun produktivitas mereka mendunia. Betapa bangganya petani kopi Dairi ketika namanya mendunia” sebutnya.

ujar beliau. Beliau jugaberharapa agar semua rumah tangga kopi bisa mendapatkan dan menggunakan lambangIndikasi Geografis. “Ini buktinya dengan mardemban (makan sirih), kita tetapmardemban, inang-inang tetap pakai sarung mardemban sambil mengurus kopi tapi kopi kita ada di seluruh dunia” sebutnya.

Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Dairi menyerahkan kekayaan Intelektual ini kepada Bapak Sabilal Rajad Maha untuk sama-sama kita jaga, pungkasnya sambil menyerahkan sertifikat kekayaan intelektual itu kepada pengusaha kopi Tanpak (Hen)