Hukum Lokal

Ketua PDI P Minta Pemkab Dairi Tertibkan Pedagang Buah Import

Pedagang buah Import desa Panji Sidikalang

Sidikalang- Dairi Pers : Menjamurnya pedagang buah dadakan sepanjang jalan lintas Sidikalang- Medan tepatnya desa Panji, Sidikalang kabupaten Dairi menjadi perhatian khusus Ketua PDI Perjuangan Dairi. “ untuk kesekian kalinya pedagang buah dadakan yang umumnya buah import tersebut menggelar dagangan di pinggir jalan. Apakah dagangannya ini sudah aman bebas penyakit dan lolos kelayakan untuk kesehatan ? Ini harus dipastikan instansi terkait pemkab Dairi.  Ini berhubungan langsung dengan masyarakat. Kalau terjadi apa apa lantas siapa yang bertanggung jawab?

Demikian Ketua PDI P Dairi Resoalon Lumban Gaol, SE kepada Dairi Pers Selasa (10/11). Disebutkan Resoalon masukan yang diterima kalau pedagang buah dadakan itu berasal dari luar Dairi dan sengaja mencari tempat strategis menggelar dagangan.” Kita tidak keberatan siapapun masyarakat yang ingin bekerjamencari rezeki  namun menjadi kewajiban daerah dan isntasi terkait memberikan jaminan dan kenyamanan bagi warga yang menjadi konsumennya. Saya perhatikan dinas Perindagkop dan kesehatan harus turun tangan” jelas Ketua Partai tersebut.

Disebutkan dari dagangan yang digelar terlihat buah import seperti anggur, pearl dan blewah. Ini buah import dan ini masih pandemic covid.  Bukan itu saja buah dan hasil pertanian itu selalu berkiatan dengan pestisida dan zat lainnya. Ini perlu kepastian dan lolos uji layak konsumsi.  Lantas kalau ada terjadi masalah kesehatan masyarakat usai mengkonsumsi buah tersebut siapa yang tanggung jawab?, tegasnya.

Resoalon Lumban Gaol meminta pemkab Dairi dan instansi terkait segera turun tangan dan memastikan keberadaan dagangan buah dadakan tersebut. “ Kalau nanti dari dinas kesehatan menyatakan layak dan mungkin  perindagkop menyebutkan beres. Silahkan publikasi sehingga warga tidak khawatir. Karena yang mengerti itu tentunya instansi terkait di daerah” jelasnya.

Ketua Partai berlambang kepala banteng itu meminta pemkab Dairi segera respon dan melakukan tindakan. Di daerah lain pemkab atau pemkonya sudah melakukan penertiban. Jadi Dairi jangan sampai ketinggalan Karena ini berkaitan dengan kesehatan masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah secara local , sebutnya.  (hen)