Peristiwa

Kebakaran Bukit Silalahi II Forkopimcam Gerak Cepat

Pemadaman Kebakaran Bukit

Sidikalang- Dairi Pers : Kebakaran lahan di Kawasan Silalahi kembali terjadi pada Senin (11/5) sekitar pukul 12.00 wib di Perbukitan Silegar Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan.  Mengetahui hal tersebut, Camat Silahisabungan Hamaska Silalahi turun langsung ke lokasi dan segera berkoordinasi dengan tim satgas untuk melakukan pemadaman kebakaran.

Atas instruksi Bapak Bupati Dairi Dr. Eddy Berutu, Camat Silahisabungan langsung berkordinasi dengan Kepala Desa Silalahi II dan Babinkabtibmas dan TNI untuk turun ke TKP kebakaran lahan masyarakat. Camat Silahisabungan bersama Babinkantibmas,TNI dan masyarakat langsung melakukan pemadaman yang diperkirakan dari semak dekat perladangan masyarakat. Untuk luas lahan yang terbakar sekitar 2 hektar dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 wib. Api dapat dipadamkan berkat bantuan dari masyarakat setempat bersama dengan personil  Danramil, Kapolsek Sumbul dan Manggala Agni.

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Silahisabungan yang disampaikan oleh Camat Silahisabungan untuk bersama sama menjaga lahan/hutan dengan tidak melakukan pembakaran sampah di dekat lahan secara sembarangan. Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu juga mengajak seluruh masyarakat yang berada di Kecamatan Silahisabungan agar secara bersama sama dalam menjaga serta mencegah jika terjadi kembali kebakaran lahan karena dampak dari kebakaran lahan tersebut adalah kepada kesehatan masyarakat dan berdampak terhadap lahan pertanian masyarakat Silahisabungan. “Mari kita jaga dan lestarikan bersama sama alam yang luar biasa di kawasan Silalahi ini agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat khususnya bagi para pengunjung yang akan berwisata ke Silahisabungan,” ujar Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu.        

Untuk penyebab kebakaran lahan tersebut, Camat Silahisabungan mengatakan sedang dalam penyelidikan oleh Tim Satgas. Sementara itu, untuk korban jiwa dalam kebakaran lahan tersebut tidak ada. (Ipen)