Nasional

Karyawan PMA Diperiksa ,Dairi Aman Corona Virus

Sekda Dairi Didampingi Plt Dinkes Dairi Jonni Hutasoit berikan keterangan kepada media di kantor PT DPM

Sidikalang-Dairi Pers : Sebagai langkah antasipasi merebaknya virus Corona, Pemkab Dairi melakukan pemeriksaan awal terhadap karyawan penanaman modal asing (PMA) terhitung sejak 4 s/d 6 Februari. Pemeriksaana\ dilakukan kepada 73 Tenaga Kerja Asing (TKA) dan karyawan lokal yang pernah berkunjung ke China. Hasilnya tidak ditemukan virus Corona maupun gejala awal mencurigakan (suspect) penyakit mematikan tersebut.

Dalam Jumpa Pers yang dilakukan Bupati Dairi DR Eddy Berutu diwakili sekda Dairi Leonardus Sihotang di kantor PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) kawasan Sidiangkat kamis (6/2) disampaikan hasil pemeriksaan medis melalui surveilence dan  screening kesehatan tidak ditemukan suspek (hal mencurigakan) akan corona virus . Bukan hanya kepada TKA namun karyawan lokal yang diketahui juga pernah berkunjung ke China juga dilakukan pemeriksaan.

Disebutkan 73 TKA yang diperiksa secara klinis itu dari PT Focon 21 orang, PT MCC 25 orang dan PT DPM 27 orang. Dari pemeriksaan keseluruhannya  diketahui tidak ada riwayat perjalanan  ke china selama 14 hari terakhir.

Sementara untuk pemeriksaan kamis (6/2) di PT DPM diperiksa 12 orang  yang semuanya TKA namun tidak ditemukan gejala suspect “ Hingga kini Dairi  aman corona Virus “ sebut Sekda.

Sementara iru Plt kepala Dinas Kesehatan Dairi Jonny Hutasoit didampingi Kabid Pencegahan Penyakit menular Dinas Kesehatan Dairi dr. Gurning menyebutkan  gejala umum infeksi corona  seperti gangguan pernafasan berupa demam, batuk, sesak nafas dan pada kasus lain dapat menimbulkan pneumonia, sindrom pernafasan akut dan gagal ginjal hingga kematian. Masyarakat diminta tetap waspada menjaga kebersihan dan tetap waspada, sebutnya.

Dikatakan jika ada suhu tubuh diatas 38 derajat celsius segera memeriksakan diri untuk mengetahui penyebabnya. Disamping itu untuk menghidari penyakit menular tetap melakukan pola hidup sehat . Cuci tangan dengan sabun,  menjaga etika batuk , bersin dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Dikatakan Jonni Hutasoit dalam rapat terbatas 27 januari yang dipimpin Bupati Dairi DR Eddy Berutu memerintahkan jaraan dinas kesehatan dan camat melakukan langkah langkah antisipasi. “ Beliau juga memerintahkan adanya satu runagan isolasi di RSUD Dairi dan melakukan survei lence ke titik menjadi tempat tinggal TKA.

Sementara itu menjawab informasi  kalau awalnya virus ini menyebar dari kelelawar dan hewan lainnya, dikatakan dr Gurning masih belum dapat dipastikan . Namun paling utama pola hidup sehat dan sementara mengurangi dulu makanan yang bersinggungan dengan makanan extrim. “ Di Tomohon sulawesi makanan ektrim itu menjadi favorit namun belum ditemukan suspect corona disana. Namun itu bukan menjadi pembenaran, intinya pola hidup sehat saja” sebutnya.

Meski Dairi jauh dari ibu kota negara namun dikarenakan di daerah ini ada perusahaan yang mempekerjakan TKA maka kita harus tetap waspada dan menjaga semua hal.  Pemeriksaan kali ini sesuai perintah bupati sebagai langkah antisipasi dan merupakan bagian dari moto beliau Dairi Unggul bidang kesehatan, Sebut Jonni Hutasoit. (Rait)

def