Hukum

Kapolsek & Kanitres Dicopot Kasus Ibu Pedagang Sayur

AKP Jan Piter Napitupulu

Medan- Dairi Pers : Kisah seorang ibu pedagang sayur di pasar Gambir, Medan, Liti Wari Iman Gea akhirnya menjadi mimpi menakutkan kepada petugas kepolisian Percut Seituan Kapolsek AKP Jan Piter Napitupulu resmi dicopot dari jabatannya buntut penetapan Liti menjadi tersangka setelah vidionya viral hingga mendapat atensi Mabes Polri.  

Tidak hanya Kapolsek yang menerima hukuman sebelumnya  Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Percut Sei Tuan. AKP Membela Karo Karo telah dicopot .

“Benar, Kapolsek juga dicopot dari jabatannya,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Rabu (13/10) . Dalam Surat Telegram dari Kapolda Sumut Nomor ST/705/ X/ KEP/2021 tertanggal 13 Oktober 2021, AKP Jan Piter dimutasikan sebagai Pama Yanma Polda Sumut dalam rangka pemeriksaan.

Sementara itu, Kepala Unit 3 Subdirektorat 4 Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kompol Muhammad Agustiawan akan mengisi jabatan Kapolsek Percut Sei Tuan.

Kasus ini akhirnya melebar usai video yang viral di Medsos . kasus pemukulan dan penganiayaan dengan korban Liti Wari Iman Gea, pedagang sayur di pasar Gambir justru  ditetapkan sebagai tersangka setelah menjadi korban pemukulan oleh seorang preman pasar setempat.

Penetapan Gea sebagai tersangka bermula karena aksi saling lapor antara pelaku dan korban. Ia yang menjadi korban mengalami luka lebam di sekujur tubuh usai dianiaya preman pada 5 September 2021.

“ini lah hukum di Indonesia ini akulah yang korban yg dianiayai 4 orang premanisme 5 September 2021 beberapa hari yg lalu di pajak gambir aku pula yang jadi tersangka. Sama siapa lagi aku mengadu tentang keadilan ini, #pak’,” ucap Liti Wari dalam unggahan di media sosial.

Sebelumnya Mata Najwa, Rabu (13/10) malam mengangkat kasus ini dengan menghadirkan Kombes Pol Hadi Wahyudi. Dalam program mengungkap mutasi jabatan di Polsek tersebut. “Kemudian, Kapolsek dengan Kanitreskrim ditarik dan digantikan dari Polda serta dari Polrestabes itu sendiri,” akunya

 Ia menjelaskan pencopotan dilakukan sebagai langkah tegas dari Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumut agar proses penyidikan kasus tersebut terus berjalan.

Pihaknya juga sudah menetapkan BS, pria yang diduga menganiaya Liti Wari, sebagai tersangka dan menahannya. Tim, kata dia, saat ini sedang mengejar dua tersangka lainnya yaitu DD dan FR.

“Untuk tersangka BS sudah ditahan. Kami mengimbau kepada kedua pelaku lainnya yang diduga ikut melakukan penganiayaan agar segera menyerahkan diri,” ujarnya. (Hen)