Peristiwa

Kakek 85 Tahun Hanyut di Lae Renun

Sidikalang- Dairi Pers : Njamu Ginting (85) warga desa Lau Renun kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi hanyut terbawa arus sungai lae renun Sabtu (27/6) sekira pukul 13.00 Wib.  Di duga kuat kakek ini tergelincir saat akan megambil bambu ditebing sungai .

Infromasi yang berhasil dikumpulkan Dairi Pers dari TKP menyebutkan Njamu Ginting berencana akan mengambil bambu persis dibawah jembatan gantung  desa Lae Renun. Disebutkan kalau kakek ini sudah biasa mengambil bambu dari lokasi tersebut dan semua berlangsung lancar.

Namun naas saat kejadian sabtu  diduga kuat kakek yang sudah berusia 85 tahun itu tergelincir sehingga jatuh dan langsung terbawa arus sungai renun. Namun disebutkan kini sungai renun tidak deras seiring musim kemarau yang terjadi di Dairi . Korban juga disebutkan sering berenang disungai tersebut sehingga medan sungai lau renun disebutkan hal biasa kepada korban. Namun kejadian sabtu kemarin merupakan suatu yang naas dan kakek inipun jatuh dan terbawa arus sungai yang sebenarnya sudah menyatu dalam kehidupannya sehari hari.  .

Terbawa arus airnya kakek ini membuat warga langsung ke TKP dan melakukan pencaharian dengan menyusuri sungai. Sekitar pukul 16.00 Wib Njamu Ginting ditemukan warga di pinggiran sungai. Namun kondisinya sudah tidak bernyawa . Korban selanjutnya dievakuasi warga ke rumahnya di desa Lau Renun untuk dikebumikan.

Kakek yang sehari harinya sebagai petani itu meninggalkan satu orang istri dengan empat putera putri. Korban dimakamkan sekitar pukul 19.00 secara Muslim. (Sikap Ginting)