Kriminal

Kades Selingkuh Dengan Bidan Tertangkap “Tubles”

Perselingkuhan Kades dan Bidan Cantik

Bengkulu- Dairi Pers : Kisah selingkuh anak adam sepertinya tiada habisnya. Kali ini kisah seoarang kepala desa dari Bengkulu tertangkap selingkuh dnegan seoarang bidan di kamar hotel. Ironisnya saat tertangkap “ubles” alias tanpa daleman. Sang kades akhirnya terancam dipecat.

kepala desa yang ketahuan selingkuh dengan seorang bidan menjadi unik karena bidan tersebut merupakan sepupu istri sang kades. keduanya digerebek sedang berduaan di dalam hotel menyantap makanan, Rabu  (28/10) siang. Saat itu, bidan yang tega selingkuh dengan suami sepupunya sendiri tersebut hanya mengenakan pakaian mini alias tanktop. Mereka pun digiring ke kantor kepolisian untuk diperiksa.

Selingkuh dengan Sepupu Istri

ZU, bidan desa yang berparas cantik itu tega selingkuh dengan suami sepupunya sendiri.

Leki Ilianto (31), lelaki yang belum lama ini menjadi Kepala Desa Tebing Kandang, Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu.

Keduanya digerebek di sebuah hotel di Bengkulu oleh istri serta pihak keluarga. Tak hanya itu, petugas kepolisian juga turut ikut dalam penggerebekan.

Dilacak Pakai Aplikasi Ojek Online

YI, istri yang diselingkuhi Pak Kades, ternyata sudah mencium perselingkuhan suaminya itu dengan ZU. Dia kemudian memanfaatkan aplikasi salah satu ojek online untuk melacak keberadaan sang suami. Berkat aplikasi itu, sang suami diketahui sedang berada di suatu hotel.

YI pun langsung melakukan penggerebekkan dengan ditemani keluarga dan polisi.

“Saya pakai aplikasi, saya daftarkan motor ke salah satu ojek online Bengkulu. Saya tahu cara itu dari sinetron di TV,” kata Yi kepada wartawan.

Suami Berubah sejak Jadi Kades

Yi mengungkapkan bahwa perselingkuhan suaminya sudah terendus sejak beberapa waktu lalu. Dia tak menyangka suaminya jatuh hati dengan sepupunya yang bekerja sebagai bidan, ZU.

“Sikap suami berubah sejak jadi kepala desa. Saya minta cerai, saya tidak akan mencabut laporan itu,” kata YI.

Diberhentikan dari Kepala Desa

Kapsolsek Air Besi Iptu Aljum Fitri mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Mapolresta Bengkulu, Leki telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak asusila atau kasus perzinaan, dengan acaman hukuman sembilan bulan penjara. Namun yang bersangkutan tidak ditahan.

Saat digerebek, kata Aljum, Leki tengah memakan ayam. Sedangkan ZU berada di kamar mandi tanpa menggunakan pakaian dalam.

“LI membuka pintu dengan kondisi tengah makan paha ayam. Sementara ZU tengah berada di kamar mandi tanpa mengenakan dalaman, hanya menggunakan tanktop,” kata Aljum kepada wartawan.

Sementara itu, perangkat desa setempat yang terdiri dari BPD, tokoh adat dan tokoh masyarakat, telah menggelar musyawarah pada Kamis (29/10) malam.

Hasilnya, mereka mengusulkan agar LI diberhentikan dari jabatannya sebagai kepala desa. Hasil musywarah itu akan disampaikan kepada Camat Air Napal awal bulan depan.

Sebelumnya, Camat Air Napal, Supandi mengatakan, selaras dengan Permendagri Nomor 82 Tahun 2015 sebagaimana diubah dalam Permendagri Nomor 66 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa, kepala desa harus diberhentikan jika melakukan tindakan asusila. 

Tak hanya terancam dipecat, secara aturan tindakan aksi asusila ini memaksa kepala desa harus mengundurkan diri. Namun dia masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian. (Hen)