Hukum Lokal

Jelang Tengah Malam APBD Dairi 2021 Baru Disahkan, Demokrat Tetap Menolak

Ketua DPRD Dairi tanda tangani APBD 2021

Sidikalang – Dairi Pers : Persetujuan DPRD Dairi untuk Ranperda APBD 2021menjadi Perda berlnagsung sedikit alot.  Dairi 7 fraksi di DPRD Dairi akhirnya menyepakati jelang tengah  malam sedang satu fraksi Demokrat kukuh menolak rancangan yang dimajukan eksekutif. Rabu (25/11)

Pentepana R APBD 2021 menjadi perda berlangsung a lot sejak siang hari. Pada sore hari saat akan dimulai sidang paripurna diketahui 3 fraksi DPRD Dairi belum hadir hingga tidak quorum . Posisi 4 fraksi yang hadir membuat sidang tidak dapat dimulai. Kondisi ini berlanjut hingga malam dan baru sekitar pukul 22.00 WIB baru 2 fraksi yang sejak siangnya tidka hadir muncul di gedung DPRD Dairi yakni PDI Perjuangan dan Frkasi pertaki.

Sidang Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Dairi Sabam Sibarani, S.Sos, MM di dampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Dairi Halvensius Tondang dan Wanseptember Situmorang, SH. Sedang  eksekutif hadir Bupati Dairi Dr. Eddy Berutu , Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Drs. Leonardus Sihotang, Asisten dan Staf Ahli Bupati Dairi serta Pimpinan OPD Kabupaten Dairi.

Selanjutnya seluruh fraksi menyampaikan pendapat fraksi-fraksi atas ranperda APBD 2021. Dari 7 fraksi tersebut, 6 fraksi yakni fraksi Hanura, fraksi Pertaki, fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), fraksi PDI Perjuangan, fraksi gerindra dan fraksi Golongan Karya (Golkar) menyatakan dapat menerima Rancangan APBD untuk disahkan menjadi Perda APBD Kabupaten Dairi Tahun Anggaran 2021. Sedangkan fraksi Demokrat menyatakan menolak penetapan Rancangan APBD Dairi.

Bupati Dairi Dr. Eddy Berutu dalam sambutannya mengatakan segala tahapan yang telah dilalui dalam setiap persidangan mulai dari pembukaan masa sidang ke III, penyampaian Nota Pengantar Bupati Dairi, kunjungan lapangan, rapat fraksi, penyampaian pemandangan umum Anggota DPRD, penyampaian Nota Jawaban Bupati Dairi, rapat komisi dengan mitra kerja, rapat badan anggaran DPRD dengan TAPD hingga penyampaian pendapat fraksi dapat terselenggara dengan baik.

Dikatakan  selama proses berjalan masa sidang ke III kemungkinan ada terjadi perbedaan pendapat dalam pembahasan rancangan peraturan daerah antara pihak eksekutif dengan Anggota DPRD yang merupakan dinamika penyelenggaraan pemerintahan yang tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dairi.

Pihaknya  menyampaikan optimis dengan berbagai kondisi yang berkembang, Kabupaten Dairi tetap bisa memberikan pelayanan dan menjalankan program kepada masyarakat dan pembangunan akan berlanjut terus tanpa henti. (Hen)